trizara resorts

Disgiovery.com

GLAMPING sudah masuk bucket list saya sejak beberapa tahun terakhir. Ialah istilah populer yang merujuk kepada glamorous camping alias kemping mewah. Kemping secara umum adalah kegiatan luar ruang dengan menghabiskan malam di dalam tenda. Mewah di sini bukan hanya berarti barang mahal, tetapi lebih kepada jaminan kenyamanan, keamanan, dan yang utama adalah pengalaman berbeda.

Trizara Resorts adalah sebuah glamping site di kawasan sejuk Lembang di Bandung yang menawarkan pengalaman ini. Mengusung konsep Be One With Nature membuat saya percaya akan pendekatan Trizara Resorts dengan alam di lahan seluas 3 hektar. Sukacita rasanya begitu saya mendapat kesempatan staycation di tempat ini. Kemping saya terakhir kali adalah semasa kuliah. Tak disangka tak dinyana akhirnya saya bisa juga merasakan keseruan glamping untuk kali pertama.

trizara resorts bonfire

First Impression

Bagaimana akses menuju hotel?
Warga Jakarta umumnya tak asing lagi dengan kawasan Lembang di Bandung. Akses yang kami tempuh dari dalam kota Bandung adalah melalui jalan Sersan Bajuri yang berkelok-kelok. Namun tak ada salahnya mencoba rute alternatif melalui tol Cipali-kota Subang-Lembang jika akses melalui tol Cipularang-Bandung sedang bermasalah (contohnya perbaikan jembatan tol Cisomang yang bikin kemacetan dimana-mana).

Apa kesan pertama begitu tiba di hotel?
Gerbang masuk ala Arc de Triomphe di Paris membuat setiap tamu yang pertama berkunjung pasti membelalakkan mata. Antisipasi muncul di dalam diri, gerangan kejutan apakah yang menanti di balik gerbang.

Pekarangan luas dan hijau menyambut di balik gerbang, berhias tulisan ‘Trizara Resorts’ berwarna putih. Tiang-tiang putih menopang atap tenda putih menaungi sebuah ruang terbuka besar di sisi kiri (Indriya Cafe & Resto) dan area lobi di tengah. Dinding Indriya dipenuhi cetakan foto Instagram para tamu yang mengunggah keberadaan mereka di Trizara. Pendekatan personal yang ciamik.

Sambutan hangat dari Mr. Kunal, sang pengelola Trizara Resorts yang ternyata masih muda dan penuh antusiasme, memacu semangat kami untuk menikmati waktu sebaik-baiknya di sini.

trizara resorts mr kunal

Seberapa lancar proses check-in?
Cepat dan efisien. Setelah mendapat kunci kamar dan senyum manis resepsionis, sebuah taksi jip warna kuning cerah juga sudah siap mengantar tamu (atau barang bawaan tamu) menuju kamar masing-masing yang terletak di lembah. Beberapa tamu memilih berjalan kaki menuju kamar sembari menikmati panorama Lembang nan permai.

Room Experience

Tiap kamar di Trizara berupa unit kamar tenda yang didirikan mengikuti kontur lembah. Terdapat empat tipe kamar yang menempati blok-blok tersendiri. Tiap tipe mengusung tema seperti Netra (luxury experience) dan Zana (outdoor romance). Keduanya berkapasitas 2 orang/kamar. Ada pula tipe Nasika dan juga Svada yang mengusung konsep family/friends escape dan masing-masing berkapasitas 4 orang/kamar. Tiap kamar mempunyai beranda dengan kursi malas.

trizara resorts netra room

Kesan pertama begitu masuk kamar?
Nyaman dan hangat. Kesan nyaman muncul dari sebuah ranjang besar yang tampak empuk dengan tata cahaya lembut. Bantal kecil dan lukisan bernuansa jingga menciptakan kesan hangat. Kamar Netra yang saya tempati berukuran 36m persegi dan menampung satu ranjang ukuran double, peti serbaguna, meja kerja, dan juga rak-meja untuk menggantung pakaian. Dan ternyata masih ada cukup ruang bagi yang berkenan guling-guling di lantai!

Langit-langit, dinding, jendela hingga pintu kamar berupa kain terpal tebal yang mampu menghalau dingin dan embun (jangan bayangkan suasana tenda yang lembab, kamar kami tetap kering walau di suasana berhujan). Pintu kamar bahkan bisa disingkap membentuk segitiga akses masuk.

First thing first, WiFi or bed?
Colokan listrik! 😀

Seberapa banyak soket listrik dalam kamar?
Terdapat dua soket listrik di kiri kanan ranjang (jadi bisa saling berbagi tanpa rebutan). Jikalau masih kurang, di bawah meja kerja malah terdapat sebuah terminal dengan tiga soket.

Koneksi WiFi dalam kamar?
Sebenarnya saya bukan tipe orang yang suka mengandalkan Wifi, apalagi jika koneksi sinyal sudah full 4G seperti di dalam kamar Netra yang saya tempati ini. Tapi bagi Anda yang butuh koneksi WiFi cepat saya sarankan ke area lobi/resto dimana koneksinya lebih aduhai tanpa intervensi kemiringan lansekap.

Seberapa nyaman ranjangnya?
Dua malam bisa tidur nyenyak di ranjang empuk dalam dekap selimut hangat, no need to complain. Langit-langit kamar bermotif bintang-bintang, awalnya saya kira ia kan gemerlap di malam gelap. Ternyata tidak. Ataukah bakal menjadi kejutan di lain kesempatan? We’ll see!

trizara resorts netra bedroom

Amenities lain dalam kamar?
Komplimen dua buah botol air mineral selalu tersedia setiap hari. Sebuah pot elektrik untuk menjerang air juga tersedia, dilengkapi sachet teh-kopi-gula-krimer. Dua buah gelas, dua buah mug. Di sebelahnya terdapat rak-meja yang juga dilengkapi hanger untuk menggantung baju/jaket. Tersedia pula dua pasang slippers. Saya malah tak sempat membongkar peti serbaguna di muka ranjang yang tampak menarik dengan banyak laci. Bak peti harta karun.

In-room entertainment?
Trizara menerapkan “diet TV” bagi tamu-tamunya, dalam artian tak ada TV unit di tiap kamar. But who needs TV anyway? Ada banyak aktivitas yang bisa dilakukan di Trizara. Bahkan in-room entertainment bagi saya adalah membuka pintu tenda setiap dini hari, dan menyaksikan kerlap-kerlip lampu dan kabut di seberang lembah hingga pagi menjelang. It’s close to magical feeling.

trizara resorts netra terrace

Pendingin udara?
Udara Lembang sudah dingin alami, saya lebih butuh pelukan hangat ketimbang pendingin udara. Tapi masih terdapat kipas besar tergantung di langit-langit jika ada yang membutuhkan.

Bagaimana dengan kamar mandi?
Kamar mandi di kamar Netra berbentuk memanjang dengan dominasi warna putih. Kesan bersih dan higienis jelas terlihat apalagi terdapat fasilitas room cleaning setiap hari. Shower mengalir deras termasuk air panas (penting!). Toiletries lengkap dan wangi, dan selalu diisi penuh. Handuk putih pun selalu diganti.

trizara resorts netra bathroom

Dining Experience

Indriya Cafe & Resto
Santap pagi, makan siang, hingga makan malam dilaksanakan di Indriya yang berbatasan langsung dengan area lobi. Sebuah ruang luas di bawah tenda raksasa dengan akses terbuka tanpa dinding, membuatnya tampak lapang dan selalu berudara sejuk (bahkan menjelma dingin kala malam).

Makanan dan minuman yang terhidang beragam mulai dari menu nasional hingga internasional. Menu sarapan tampil penuh warna mulai dari buah segar hingga salad sayuran, omelet hingga pastry. Favorit saya untuk main course adalah soto Bandung (berkuah bening) dan soto jeroan & daging (berkuah santan). Di malam terakhir kami menginap bahkan disajikan seafood barbecue yang sedap memikat.

trizara resorts breakfast

Trizara Bar & Terrace Cafe
Trizara Bar tampaknya yang bertanggung jawab penuh atas fruit punch segar yang tersaji bagi para tamu di area lobi. Tiap kali waktu makan saya pasti ke lobi untuk mengambil satu-dua-tiga gelas minuman buah segar. Selain itu racikan cappuccino dan hot chocolate ala Terace Cafe juga bisa saya nikmati sepuasnya tanpa perlu menambahkan gula. Suasana alam pegunungan yang sejuk memang buat ngopi-ngopi di sini makin asyik.

Perhatian: sesaat setelah minuman disajikan sebaiknya segera disesap, karena udara Lembang kadang membuat minuman lekas dingin.

trizara resorts cafe

Other Trizara Activities/Facilities

Fun & Leisure
Piknik (lengkap dengan setting alas piknik kotak-kotak merah, keranjang bekal, dan properti foto menarik), board games, electone singer atau karaoke, boogie ride, bonfire, trampolin, dll.

Relax & Rejuvenate
Yoga, zumba, meditasi, nature run, foot reflexology, dll.

Meeting Rooms
Business leisure has never been fun in Trizara Resorts. Terdapat beberapa tenda meeting room berkapasitas 40 dan 90 orang.

What’s Nearby?
Gunung Tangkuban Perahu, Perkebunan Teh Sukawana, Hutan Cikahuripan, De Ranch, The Lodge Maribaya, Floating Market, Farmhouse

What Makes Glamping in Trizara Special

trizara resorts morning view

My picture perfect sunrise is here! Kala subuh masih kudus, saya membuka pintu tenda dan membiarkan udara pagi yang dingin namun segar semilir masuk ke kamar. Pemandangan di hadapan sungguh megah. Kerlap-kerlip lampu di antara kabut. Siluet gemunung berlatar langit kelam yang pelahan memucat oleh cahaya pagi.

There’s always the first time for everything. Alias ‘pecah telor’. Percaya atau tidak, terdapat berbagai aktivitas sepanjang hari yang tersedia di Trizara Resorts yang baru pertama kali pula saya lakukan, dan takkan pernah bosan saya lakukan lagi kelak (sila baca Perkara Sukaria di Trizara Resorts):

lompat-lompat sehat di atas trampolin;
memanggang marshmallow di depan api unggun;
archery battle, semoga lain kali bisa memanah di atas kuda;
paintball game, terlalu semangat menembak hingga kehabisan peluru;
4WD adventure, masuk hutan menempuh jalur off road, paling berkesan bagi saya!

trizara resorts archery paintball trizara resorts off road

On top of all, I’ve got all the FUN with Trizara Resorts. Can’t wait to be back here!

 

Disgiovery yours!

 

Trizara Resorts
Jl. Pasirwangi Wetan, Gudangkahuripan, Lembang,
Kab. Bandung Barat, Jawa Barat 40391
+622282780085
+6285871698923
trizararesorts@gmail.com
www.trizara.com

Trizara Resorts | Glamping with Style
Tagged on:             

26 thoughts on “Trizara Resorts | Glamping with Style

  • February 8 at 06:45
    Permalink

    Menyenangkan! Aku sudah banyak baca ulasan tentang Trizara ini. Jadi inget saat berkemah di Munnar, tapi jelas ini lebih kece bana hehe.

    Mudah-mudahan next time bisa main-main ke Trizara. *Kedip Mr.Kunal :))

    Reply
    • February 8 at 14:09
      Permalink

      Hahaha, dear Mr. Kunal, meet Yayan, one of the most influential bloggers from Palembang! 🙂

      Btw aku malah belum pernah berkemah di Munnar, pasti keren beut!

      Reply
  • February 8 at 11:11
    Permalink

    Wah ini benar-benar glamping banget Mas. Menikmati suasana alam yang syahdu tapi tidak perlu khawatir dengan keterbatasan tinggal di alam terbuka. Jadi tidak rempong berpikir apa-apa, hehe. Saya rekomendasikan ke teman kantor Mas, soalnya pada niat glamping tuh sepertinya, hehe. Bolehlah ya kita minta diskon jika seandainya ada yang setuju dengan fasilitas dan harga yang ditawarkan, apalagi kalau mau fasilitas tambahannya tidak bayar lagi *plak *buagh (sebenarnya sudah sempat mengintip sedikit sih di situs reservasi, haha).

    Reply
    • February 8 at 14:11
      Permalink

      Betul Gara, banyak kendala yang bikin orang berpikir dua kali untuk kemping, salah satunya faktor toilet. Saya sih suka banget kemping, tapi juga tidak menafikan kalau glamping itu bisa jadi alternatif bagi mereka yang masih pikir2 untuk kemping.

      Hahaha kayaknya selama bawa grup besar pasti bisa nego lah.. *psst bagi2 ya kalo dapet voucher, wkk*

      Reply
    • February 8 at 20:40
      Permalink

      Dan colokan bukan cuma buat hape, tapi juga power bank, kamera, laptop, tablet, ipod, ipad, hahaha 😀

      Reply
  • February 9 at 00:52
    Permalink

    Foto2nya mantap banget Kakaa. Ajari aku doong, pankapan klo ketemuan sekalian ama Om Bart 😀

    Reply
  • February 9 at 07:24
    Permalink

    Keren kakak suka banget Gaya nulis nya, msh pengen gogoleran di kamarnya trus bengong di depan kamar

    Reply
    • February 9 at 11:18
      Permalink

      Makasih banyak kak Wenda.. Gogoleran ujan2 gini enak banget, trus nunggu delivery bandrek sama pijat, hahaha!

      Reply
  • February 9 at 11:33
    Permalink

    Puas dengan pelayanannya selain itu juga tempatnya keren karena bisa liat gunung tangkuban perahu 😀

    Reply
  • February 9 at 14:58
    Permalink

    ahh… kamu bener mas, colokannya banyak.
    Tadinya aku pikir paling cuma 2 ajah. Ternyata malah dikamarku dengan kapasitas 4 orang colokannya ada 8. Uhuy…
    jadi, kapan potoin aku di trampolinnya :))))

    Reply
    • February 9 at 16:00
      Permalink

      Ahaha generasi milennial emang beda ya, kalo udah nemu colokan di kamar udah anteng deh 😀

      Cusss ditunggu di trampolin!

      Reply
  • February 9 at 15:23
    Permalink

    yaaah belum sempet cobain kopinya, balik lagi nginep disana apa ya #ehgimana 😀
    mau juga dong diajarin foto kak~

    Reply
    • February 9 at 16:02
      Permalink

      Duh Ingga musti coba kopi sama hot choco-nya Trizara, top anet!
      Yuk balik lagi ngopi2 sambil popotoan 🙂

      Reply
  • February 9 at 22:42
    Permalink

    “Kemping saya terakhir adalah semasa kuliah”
    Lama banget yeee. Hahaha.

    Kang dedeeee! Ajakin temennya camping nih 😂.

    Btw soket listrik ada lagi loh di dalam peti harta karun. Bisa +-5 colokan. Buka warnet atau rental PS disana bisa om..

    Reply
    • February 10 at 01:51
      Permalink

      Hahaha kang Dede udah (terpaksa) ngajak saya kemping nanti, tunggu aja tanggal mainnya 😉

      Iya nih, baru tau kalo peti harta karun itu menyimpan banyak colokan listrik, siapa tau juga ada lorong rahasia ke bawah tanah 😀

      Reply
    • February 10 at 01:53
      Permalink

      Sempat deg2an bacanya kirain ‘kangen simultan’, tapi ternyata ‘kangen slimutan’, hahaha 😀
      Yuk nenda lagi!

      Reply
  • February 13 at 11:21
    Permalink

    Well-said, well-written … Well well well … I’m a big fans of your words you know. Selalu nikmat baca tulisannya om Gio. Pasti banyak yg ngiler ke Trizara dgn baca tulisanmua belon lagi angle fotomu itu keceeee selalu 😉

    Btw, terimakaaih loh buat ajakannya. Kalo gak ada ajakan darimu, entah kapan bisa ngerasain glamping. Baru tau ttg glamping aja gegara ajakanmu.

    Om om kalo ada gratisan lagi ajak-ajak akoooh lagi yak? Heheheh

    Reply
    • February 14 at 15:19
      Permalink

      Well commented! Hahaha tengkyu so much kak Idfi, komentarnya juwaraklah! 😀

      Glamping kan emang cocok pisan buat traveler modis, moga next time menyusul review2 lainnya yak! Aamiin!

      Reply
  • February 14 at 18:33
    Permalink

    Foto openingmu kereennn… Lain kali kalo pergi bareng aku mau deket-deket dirimu biar sering-sering difotoin!

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *