sweet karina hotel

Disgiovery.com

“SWEET KARINA ini nama hotel?”

Awalnya saya tak yakin akan nama yang tak lazim. Tapi ternyata memang demikian adanya. Berawal dari jasa penginapan berbentuk rumah bernama Sweet Home, kini setelah bertahun-tahun berkembang menjadi Sweet Karina Hotel. Bahkan sang pengelola sendiri mengakui jika pada awalnya nama Sweet Karina seperti kurang menjual, namun ternyata di sanalah keunikannya. Nama yang agak meleset malah jadi branding tersendiri. Kebanyakan tamu hotel saat ini adalah pengunjungย setia Sweet Home sejak awal dirintis. It shows me one thing, this hotel has been a second home for some.

Akankah saya dapat membuktikannya?

Sweet Karina, My First Impression

Sejuk dan teduh. Dinding bangunan utama 2 lantai ini didominasi warna merah dengan aksen putih, dengan pepohonan rindang di salah satu sisi. Terletak di kawasan pemukiman yang tenang, tak jauh dari akses jalan raya Pasteur dan Surya Sumantri. Saya cukup sekali melihat Google Maps (atau koordinat GPS lat: -6.886413 & long: 107.584530) dan langsung paham arah menuju ke sana. Yang saya tidak paham hanya dimana harus berputar arah, hahaha! Kota Bandung memang terkenal dengan akses jalan satu arahnya. Tapi intinya Sweet Karina Hotel terletak di lokasi strategis namun tidak bising oleh keramaian jalan raya. Patokan mudahnya, ambil jalan masuk dari seberang Universitas Maranatha, lalu lurus saja. Titik.

Masuk ke lobi, saya langsung mendengar gemercik suara air kolam. Menenangkan. Apalagi disambut senyum manis teteh resepsionis yang geulis. Menyamankan. Kondisi lobi tampak lapang karena tak ada sekat yang memisahkan antar ruang. Selain ruang makan, saya juga melihat satu set sofa berwarna merah di ruang tengah yang tersambung ke taman semi-outdoor dengan kolam ikannya. Bagai ruang keluarga saja layaknya. Suasana homey di Sweet Karina Hotel langsung terasa.

sweet-karina-hotel-lobbysweet-karina-hotel-ground-floor

My Sweet Suite Room

Pintu kamar 107 dibuka. Wah luas! Ada sebuah ranjang besar bersisian dengan sebuah sofa bed di sisi jendela. Dekorasi kamar mungkin terlihat standar saja (dinding dan lantai polos) namun aksen warna merah pada beberapa benda menciptakan nuansa khas Sweet Karina Hotel itu sendiri. Tapi mari cek beberapa hal krusial (bagi saya) di setiap kamar hotel.

Power outlet?
Banyak. Ada 4 di dalam kamar, dan 1 di kamar mandi.

Wi-fi in room?
Free 24 hours/day. Koneksi lebih lancar jaya jika kau duduk di teras depan kamar.

Kelengkapan lain dalam kamar adalah sebuah lemari (sayang tanpa hanger di dalamnya, atau mereka lupa?), safe deposit box, meja panjang dengan laci-laci, meja rias dengan cermin (dan laci-laci), meja kecil di kedua sisi ranjang (lengkap dengan laci-laci). Banyaknya laci di sekeling saya langsung mengingatkan pada barisan bilangan fibolaci (#ehgimana). Selain itu masih ada kulkas mini di bawah meja panjang, TV layar datar (meski jarang ditonton kecuali menjelang tidur, tapi sayangnya saya tak menemukan saluran NatGeo People), AC yang hening, dan komplimen 2 pasang slippers berwana merah. Cocok!

sweet-karina-hotel-suite-room-double-bed

Bagaimana dengan kamar mandinya? Sebuah cermin panjang menempel di dinding depan wastafel, menampakkan bilik shower dan bilik toilet. Cocok bagi yang suka selfie depan cermin usai mandi, hahaha! Saya suka handuknya yang lembut dan wangi, bawaannya ingin mandi terus lalu handukan depan cermin (#eh). Apalagi shower air panas & dinginnya lancar tak bermasalah. Toiletries yang disediakan standar saja. Masalah minor hanya pada wastafel yang sempat mampet (namun untung lekas diperbaiki).

Fasilitas dalam suite room yang paling saya sukai adalah keberadaan sofa bed di sisi jendela dan akses balkon pribadi. Keduanya menghadap ke kerimbunan pepohonan di sisi jalan, dan jika beruntung (ini kata Salman, teman saya) kau bisa melihat ke halaman asrama putri di seberang hotel. Siapa tahu ada yang khilaf jadi jodoh. Tapi saya curiga itu bukan asrama putri biasa, tapi panti jompo. Selamat ya, Man! ๐Ÿ˜€

sweet-karina-hotel-suite-room-deskssweet-karina-hotel-suite-room-sofabed

Dining Room & Open Kitchen

Ruang makan terletak di sisi lobi, tanpa pembatas dinding hingga menciptakan kesan lapang. Suara gemercik air dari kolam ikan di pojok ruangan ditambah alunan musik degung Sunda membuat suasana sarapan di Sweet Karina Hotel jadi nyaman pisan euy. Saran saya andai ditambah penataan cahaya berwarna hangat di ruang makan pasti akan menambah suasana makan jadi lebih hangat dan menambah selera.

Memang ada apa dengan makanannya?

Kurang…

…banyak!

Hahaha, JEMPOL deh buat makanannya! Awalnya saya sudah siap mengantisipasi menu sarapan berupa pilihan nasi goreng/mie goreng atau pancake saja. Tapi ternyata yang terhidang lebih dari dugaan. Ada beberapa pilihan menu di meja buffet, dan yang penting kualitas rasa bisa diadu!

sweet-karina-hotel-buffet-menu

Nasi goreng enak. Mie goreng enak (ada sensasi pedas dengan irisan bakso yang royal). Tumis sayuran enak (jagung muda, wortel, dan buncisnya masih renyah, bumbunya sedap, dan potongan sosis ayamnya besar). Ayam goreng tepung enak dan jadi favorit saya (daging ayamnya empuk dalam balutan tepung yang semi-renyah, bagai perpaduan ayam goreng KFC crispy & original), Soto Bandung enak (kebetulan saya paling suka kuah soto bening dengan kacang kedelai dan potongan daging sapi empuk). Bubur ayam enak (suwiran daging ayamnya besar-besar dan sudah menyatu dengan buburnya). Buah-buahannya segar.

“Nasi putihnya enak, Man?” tanya saya pada Salman. Dijawab dengan mulut penuh dan kepala yang mengangguk-angguk.

Saya hanya melewatkan teh-kopi-roti, bukan karena tak suka, but that’s not my morning mood. Sebenarnya jenis sarapan ideal saya adalah air jeruk nipis/lemon hangat dan potongan buah-buahan segar. Tapi.. ah sudahlah, nikmati yang sudah terhidang (andai bisa bawa bekal ayam goreng tepung buat kudapan di jalan, hahaha!).

Kelebihan lain Sweet Karina Hotel adalah keberadaan dapur terbuka bagi para tamu. Mereka bisa memasak atau menghangatkan makanan sendiri menggunakan perkakas & perlengkapan yang tersedia. Tak ubahnya menginap di rumah sanak keluarga/kerabat.

sweet-karina-hotel-chicken-crispy sweet-karina-hotel-fruit-bread

Other Facilities

Saya lupa namanya, tapi sebut saja ia Kolam Kebajikan. Sebuah taman kecil dengan kolam ikan koi yang terletak di lantai dasar. Perwujudannya semi-outdoor dengan tanaman-tanaman yang menjulang ke atas hingga lantai 1. Duduk-duduk di sofa merah dekat taman sambil memandang kehijauan dan mendengarkan bunyi gemercik air sungguhlah sebuah relaksasi.

Ada pula multi function room di lantai paling atas, cocok buat agenda seminar atau pelatihan, atau mungkin acara perjamuan khusus. Desain ruangannya unik dengan langit-langit yang melandai turun, khas attic room. Masih di lantai yang sama, terdapat pula rooftop garden alias taman di atap hotel. Suasananya pasti romantis kala menjelang senja dengan jamuan ala BBQ. Patut dicoba kapan-kapan!

sweet-karina-hotel-rooftop-garden

What’s Nearby?

Akses tol Cipularang. Universitas Maranatha. Paris Van Java. Cihampelas Walk. Bandung Trade Center. Bandara Internasional Hussein Sastranegara. Rumah Mode. Akses langsung ke kawasan Lembang. Tempat-tempat hang out asyik dengan rate mahasiswa. Asrama putri (bisa tebak usulan siapa supaya saya mencantumkan atraksi yang terakhir? ;)).

Summary

Konsep ‘Peace, Cozy, and Relax’ bisa saya dapatkan di Sweet Karina Hotel. Bersih & sejuk, aman & nyaman, suasana homey serasa menginap di rumah kerabat, dan akses mudah kemana-mana. Cocok buat tempat menginap liburan keluarga. Dan saya tak ragu untuk merekomendasikannya.

sweet-karina-hotel-green

 

Sweet Karina Hotel
Jl. Terusan Babakan Jeruk IV – 38, Pasteur – Bandung 40163
Phone + 62 22 201 7140 | Fax + 62 22 202 1283
reservation@sweetkarinahotel.com
sweetkarinahotel.com

 

Disgiovery yours!

 

Disclaimer

This post was made possible by Sweet Karina Hotel which invited me to have the hotel experience in April 2016. However this review was written solely on my own opinion. My very best gratitude to kang Tobi, teh Dewi, teh Lilis, and all the staff who made my day during the staycation. Sweet Karina Hotel, come as guests, stay as family!

Come as Guests & Stay as Family at Sweet Karina Hotel
Tagged on:     

10 thoughts on “Come as Guests & Stay as Family at Sweet Karina Hotel

  • May 2 at 04:28
    Permalink

    “Masuk ke lobi, saya langsung mendengar gemercik suara air kolam” kemudian rasa itu mulai tumbuh. Oh so sweet Karina… *Kebiasaan nyampah di dapur org*

    Kak, hotel ini rekom buat honeymooners juga gak? *Kedipin mata genit ke ka Virus*

    Reply
    • May 2 at 10:38
      Permalink

      Honeymooners yang ingin stay di homey family hotel sih bisa banget. Tapi kalo mau cari suasana yang secluded dan jauh dari mana-mana supaya privacy ya baiknya ke pulau Komodo aja ๐Ÿ˜‰ *jauuuuuh, hahaha!*

      Reply
  • May 2 at 16:46
    Permalink

    isssh, baca tulisannya Kak Badai memang kece badai ya… aku jatuh cinta dengan warna merah yang mendominasi ruang.. Tapi ngomong2 kaka ceria banget maenan bantal, lempar2an mesra sama temen sekamar ya, kak?

    Reply
    • May 2 at 18:05
      Permalink

      Uhuy, makasih Mbak Donna ๐Ÿ™‚
      Btw keceriaan itu cuma kamuflase. Aslinya foto sendirian, pake timer, tripodnya pake tumpukan bantal, hahaha!

      Teman sekamar? Teman sekamar yg mana? ๐Ÿ˜‰

      Reply
  • May 3 at 12:38
    Permalink

    Kaaakkk, ini hotelnya deket banget sama kost-an urang, hahaha. Btw, kalau buat gue, roti dan kopi itu nggak lepas dari rutinitas pagi ๐Ÿ™‚

    Reply
    • May 9 at 00:51
      Permalink

      Wah tau gitu minta dirimu mampir, sekalian bawain termos kopi sama roti buat cemilan ngobrol2 di teras kamar, hahaha!

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *