sukaria di trizara

Disgiovery.com

JIKALAU ada tanya mengenai hal paling seru selama glamping di Trizara Resorts, maka saya ada jawab begini: “Pecah telor beberapa kali.” Sambil mengernyit. Mengernyit senang dan bingung, yang mana dari bucket list yang bisa dicoret terlebih dahulu. ‘Pecah telor’ bagi saya di sini adalah doing one thing for the very first time. Bukan hanya satu, tapi ada beberapa hal sekaligus. Trizara Resorts-lah yang punya andil mewujudkan sukaria saya.

Tapi tunggu dulu, barangkali ada yang belum paham dengan istilah ‘glamping’. Glamping = glamorous camping = kemping mewah. Alias tidur di kamar tenda tapi dengan fasilitas layaknya hotel berbintang. Jangan kuatir, toiletnya bersih higienis dan menjamin privasi (ini kan yang kamu mau?). Silakan cari tahu lebih jauh mengenai glamping di artikel ini: Trizara Resorts – Glamping with Style.

Seperti layaknya kemping, glamping juga menawarkan aktivitas luar ruang yang seru dan beragam. Dan yang penting adalah interaksi bersama manusia seutuhnya, bermain strategi, koordinasi, dan berbagi sukaria, bukan hanya olah jempol di dunia maya semata.

trizara resorts friends

Bonfire

Bukan kemping namanya kalau tak ada api unggun. Tak perlu cari kayu bakar ke hutan, karena api unggun sudah disiapkan oleh Trizara Resorts. Agenda malam pertama kami diisi dengan berdiri melingkar mengelilingi api unggun sembari memperkenalkan diri satu sama lain. Memanggang marshmallow di depan api unggun menjadi pecah telor saya. Sejak kecil saya sudah membaca kegiatan ini di buku-buku cerita, tak diduga akhirnya kesampaian juga melakukannya. Yang kurang tinggal ceret untuk merebus air, lalu seduh kopi/teh di tempat. Ditambah bakar singkong seru juga. Lalu main gitar. Nyanyi. Cerita horor. Lho, kok pada bubar?

trizara resorts bonfire marshmallow

Trampolin

Kamar tenda kami di Netra 1 & 2 ternyata bersebelahan dengan trampolin. Trampolin sebenar-benarnya dengan ukuran besar yang bisa menampung beban orang dewasa. Tak ayal tiap pagi saya habiskan dengan melompat-lompat di atasnya. Lumayan bikin pegal dan tersengal. Inilah satu hal lagi di bucket list yang bisa saya coret. Tantangan lain yang belum berhasil saya lakukan dengan baik adalah merekam video sambil lompat-lompat di atas trampolin. Hati-hati kalau lompat berdua, bisa jatuh saling menimpa. Jangan bayangkan adegan romantis di sini karena resiko memar lebih besar, hahaha!

Perhatian: seperti aktivitas fisik lainnya, sebaiknya melakukan pemanasan sebelum bermain trampolin. Koyo mana koyo?

trizara resorts trampolin

Archery

Dewa cupid pasti terbahak-bahak melihat kami kepayahan belajar mengarahkan anak panah ke sasaran. Busur panahnya saja sudah besar (meskipun ringan), namun tetap perlu penyesuaian beberapa lama sebelum kami bisa memegang busur dan anak panah sekaligus. Belum lagi usaha untuk membidik target. Belum lagi kalau kami disuruh menggunakan kostum ala cupid (popok + sayap). Untung dress code kami bebas, hanya ditambah helm muka dan rompi pengaman.

Meskipun ujung anak panah kami bukanlah benda tajam (melainkan bulat tumpul), namun begitu diadakan archery battle alias pertempuran antara dua grup, kami lebih memilih bersembunyi sambil memanah target di tengah lapangan. Satu dua kali keluar untuk membidik lawan, lalu lekas lari kembali ke sarang. Hahaha, seru! Awas, baju merah jangan sampai lepas!

trizara resorts archerytrizara resorts archery battle

Paintball

Permainan tembak-tembakan dengan peluru cat ini memang sudah lama populer, namun percaya atau tidak baru kali ini saya memainkannya. Setingkat lebih ekstrim di atas panahan, kami dipakaikan kostum lengkap ala tentara ditambah helm muka, rompi pengaman, dan satu unit senjata AK47 ala-ala plus 20 butir peluru cat. Senjata harus dikokang terlebih dahulu, lalu tekan sebuah tombol karet hitam kecil di bodi senapan sebagai tanda standby. Pelatuk sudah siap ditarik untuk menembak lawan!

Kembali diadakan pertempuran antar 2 grup. Masing-masing tiarap berlindung di balik sehelai kain pengaman. Strategi tim kami adalah satu lawan satu tanpa lupa saling membantu. Saya kebagian menghabisi Griska di tim lawan. Perempuan tangguh! Bergidik rasanya mendengar hantaman peluru bertubi-tubi pada bentangan kain pelindung di depan saya. Sekali waktu saya lengah hingga jari telunjuk terkena serpihan peluru cat. Rasanya panas dan nyeri. Dua titik darah langsung muncul. Aku ternodai, hahaha! Sayang waktu pertempuran yang 15 menit rasanya demikian lekas berlalu. Beruntung tim kami menang!

trizara resorts paintballtrizara resorts paintball game

Off Road

Ajrut-ajrutan di jalan berbatu dan berlubang dengan Jeep Willis sudah pernah saya lakukan, tetapi off road adventure dengan Land Rover baru kali inilah gong-nya! Dari Trizara Resorts kami berkonvoi menuju perkebunan teh Sukawana yang indah berundak-undak. Jalanan mulai tak bersahabat selepas Sukawana menuju hutan Cikahuripan. Cuaca berhujan menyebabkan jalanan berlumpur, beberapa bahkan mirip kubangan. Tapi Landy kami sanggup menerjang terjang, suatu kondisi yang mobil biasa-biasa saja takkan sanggup lewati. Jeritan dan teriakan para penumpang diiringi gelak tawa karena posisi duduk kami yang sudah tak beraturan. Mobil oleng ke kiri, ke kanan, terantuk ke atas. Kabut yang turun makin menambah sensasi.

Konvoi Landy kami berhenti di hutan Cikahuripan yang merupakan bagian dari kaki gunung Tangkuban Perahu. Cuaca dingin berkabut paling mantap ditemani susu jahe dan mie instan panas tabur cabe rawit. Maka duduk-duduk manislah kami di warung-warung semi permanen yang tersedia. Sebelum kembali, sebagian dari kami memutuskan untuk mendaki bukit dan melihat benteng peninggalan Belanda yang konon baru ditemukan pada tahun 2013 silam. Jejak restorasi memang belum tampak, namun saya kira benteng ini sungguhlah besar dan luas.

trizara resorts off roadtrizara resorts off road land rover

Selain 5 aktivitas di atas, sebenarnya masih banyak kegiatan seru lainnya yang disediakan oleh Trizara Resorts. Kami bahkan disiapkan setting piknik di bawah pohon, lengkap dengan alas duduk bermotif kotak-kotak merah, keranjang piknik, hingga atribut yang bisa dipakai seperti penutup kepala ala Indian. Hmm, belum seru jadi Indian kalau tidak berkuda. Jangan kuatir, bahkan horse riding pun tersedia di sini. Mau flying fox, rafting, hingga amazing race pun ada!

Glamping, check! Bucket list saya sudah terpenuhi banyak. Tapi tampaknya akan ada lagi sukaria ‘pecah telor’ berikutnya bersama Trizara Resorts. Can’t wait! 🙂

 

Disgiovery yours!

trizara resorts picnic

*Also thanks Rama, Sukma, and Griska for the lovely pics!

Perkara Sukaria di Trizara Resorts
Tagged on:                                 

10 thoughts on “Perkara Sukaria di Trizara Resorts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *