pulau Pramuka

ALIAS Pramuka dalam ramuan kata ;p Ialah kali pertama saya berkunjung ke gugusan inti kepulauan Seribu, tepatnya di pulau Pramuka, pada 6-7 Juni 2009. Perjalanan ini dihelat oleh Bhumi Trip Adventure, dengan total peserta 18 orang, termasuk 3 orang chaperone yang cantik-cantik!
*ehm, ada maunya ;p*


Duta Bakau Datang

Sejak sabtu pagi kami sudah beranjak meninggalkan pulau Jawa dari pelabuhan Muara Angke. Ojek perahu yang kami gunakan tampak over capacity, dan saya pribadi sempatmencemaskan hal tersebut.

Beruntung cuaca sedang cerah, dan ada banyak kegiatan yang menyita perhatian. Teman lama berkangenan, teman baru dikenalkan, kartu Uno dibagikan, kamera dan laptop dinyalakan, kudapan berpindah tangan.

Tapi yang paling seru adalah permainan ‘merangkai kata’. Jadi masing-masing orang
menyebutkan satu kata yang harus sambung menyambung menjadi kalimat panjang.
Saya lupa awalnya bagaimana, tapi endingnya kira-kira begini:
Man: “…ombak tinggi…”
Cit : “…ombak tinggi menyapu…”
Az : “…ombak tinggi menyapu lantai…”

Kriiik! Kriiik! Kriiik!

Sudahlah, tak usah dibahas. Selanjutnya adalah permainan tebak lirik. Saya yang memakai sunglasses langsung kasih instruksi: “Ayo tebak, gw lagi lirik siapa?”

Huahahaha 😀

Tak terasa kapal sudah tiba di pulau Untung Jawa tuk singgah sejenak. Saya sempat bertanya, ada gak ya yang namanya pulau Untung Sumatera, dan cuma disambut oleh cibiran si Yud.

Setelah menurunkan seorang penumpang, kapal pun kembali berlayar menuju pulau Pramuka. Singkat cerita, jelang pukul 10 akhirnya kami pun tiba di tujuan. Hore!

Rombongan langsung menuju penginapan tuk rehat sejenak, sekaligus bersiap tuk kegiatan selanjutnya: menanam bibit bakau. Bakal hutan mangrove ini kebetulan terletak di dekat penginapan. Bagai selebritis yang didaulat menjadi duta bakau, kami pun berpose dengan bibit masing-masing, sebelum beramai-ramai menanamnya di perairan dangkal dekat pantai.


Wisata Basah Kuyup


Agenda berikutnya adalah berperahu mengelilingi perairan di sekitar pulau Pramuka dan pulau Panggang. Waktu jeda di kapal kami manfaatkan dengan makan siang. Menunya serba pedas, namun lezattt!

Tujuan pertama adalah pulau Air. Perahu kami parkir di sebuah laguna yang berwarna biru tosca dan berair tenang, tak ubahnya kolam renang hotel bintang lima. Airnya jernih nian. Pasirnya putih sangat. Just beautiful!

Pulau Air ini konon adalah milik Ponco Sutowo. Dari khayalan kami jikalau memiliki pulau pribadi, ketahuan bahwa Eca & Man punya fantasi sama: lari bugil keliling pulau!
😀

Usai berbasah-basah di laguna, kami pun berlayar menuju snorkelling spot tak jauh dari pulau Panggang. Pak Jaka, seorang polhut TNKS yang mendampingi, turut memandu kami menyusuri lokasi penyelaman. Beliau pun menunjukkan beberapa titik terumbu buatan di spot tersebut.

Jujurly, saya tak tahu nama-nama tetumbuhan atau makhluk air yang terlihat di bawah sana. Namun keanekaragaman hayati ini sungguh-sungguh membuat saya takjub dan kagum.

Di sini saya juga coba tuk bermata telanjang dalam laut (biasalah demi kepentingan pemotretan ;)). Awalnya sih perih, namun lama-lama terbiasa.

Tapi ada satu insiden ketika alat snorkel saya terjatuh ke dasar laut. Beruntung ada pak Salim, salah seorang petugas, yang turut membantu. Dengan gesit, tampak sosok beliau menukik turun ke dasar laut, tanpa peralatan apapun, menuju kedalaman kurang lebih 5 meter tuk mencari dan menemukan alat snorkel saya. Keren! Thank you, Sir!

Puas menyelam, kami pun bertolak haluan menuju tempat penangkaran ikan yang letaknya tepat berseberangan dengan pulau Pramuka. Di sini terdapat tambak ikan bandeng dan ikan laut lainnya. Ada pula resto terapung, Nusa, dimana kami sempat berkaraoke dan minum-minum melepas dahaga.


Melepas Doso & Inayah

Sore hari, saat matahari mulai tenggelam, saat generator segede rumah berdengung mengalirkan listrik ke seantero pulau, kami beranjak menuju pantai dekat penginapan. Agenda kali ini adalah melepas tukik (anak penyu) ke laut lepas.

Tukik-tukik ini didapat dari program penangkaran penyu sisik yang memang terdapat di pulau ini. Az menamai tukik yang dilepasnya Doso & Inayah. Selanjutnya tukik-tukik lainnya dinamai Inayah 2, Inayah 3, Inayah 4, dst, mengikuti trend sinetron Indonesia ;p

Yud sempat tidak tega melepas tukik dari tangannya. Ia mengawal tukik tersebut hingga jauh ke lepas pantai, memastikan anak penyu sisik itu baik-baik saja.

Selanjutnya, usai bebersih dan makan malam ala bbq (ada cumi, ikan, udang, dll, meski Ricka sempat berseloroh kalau menu dinner yaitu tukik asam manis ;)), kami menuju dermaga tuk menikmati full moon. Di sana mas Bo sempat bereksperimen dengan kameranya, dibantu dengan kreativitas Az & Man, sungguh seru melihat usaha anak-anak berpose menggunakan teknik low speed.

Aktivitas seharian membuat kami lelah dan mengantuk, sehingga tak berlama-lama di dermaga. Sebelum tidur, saya sempat ekspansi sejenak ke kamar sebelah (nyicipin mpek-mpek Palembang asli bawaan mas Noe, sambil ngeliatin anak-anak main kartu Uno). Sesudahnya baru deh bobo ala sarden di kamar. Zzzzzz!


Snorkeling 1 km

Pagi-pagi terbangun, kami sempatkan diri memburu sunrise di pantai. Sesudahnya, saya dan Man menjenguk penangkaran tukik, dipandu oleh sesepuh penyu sisik, Eca 😀

Usai sarapan, kami segera bersiap tuk snorkelling terakhir kalinya di trip ini. Lokasinya masih bisa ditempuh dengan berjalan kaki, karena lokasinya masih di utara (atau selatan?) pulau Pramuka juga.


Untuk menuju titik penyelaman, kami masih harus menyusuri beting berair dangkal sejauh kira-kira 100 m. Dari sini kami mulai mengenakan peralatan snorkelling masing-masing, sementara pak Jaka dengan rajin meronce sendal-sendal kami dalam satu tali, dan diikat di tonggak kayu yang memang sudah berada disana.

Kami segera merenangi perairan dangkal ini, sesuai arah yang dipimpin oleh pak Jaka. Gentar sempat terbersit ketika kami menyisir bibir palung. Terumbu karang yang dilintasi berbatasan langsung dengan jurang tak berbatas. Jika
di daratan kau mungkin bisa melih
at hingga ke dasar jurang, tapi di dalam lautan ini kau hanya bisa melihat gradasi biru menuju kegelapan. Kedalaman antah berantah.

Selanjutnya adalah meresapi keindahan alam di bawah kami. Lagi-lagi saya dibuat takjub oleh biodiversity di taman laut ini. Cakepnaaaaa!

Jika saja pak Jaka tak menginstruksikan tuk kembali, mungkin kami akan terus berenang hingga laut lepas. Hehehe! Yup, sama sekali tak disangka jika jarak yang ditempuh ber-snorkelling kali ini sudah mencapai seribu meter. Bagi kami para amatiran jarak tersebut sungguh di luar ekspektasi.

Sedikit banyak gerakan kami memang terbantu oleh arus laut, dan cuma dihambati oleh seorang perusuh yang gemar menarik-narik pelampung kami, atau memegangi ujung fin dari dalam air hingga kami tak dapat bergerak.
*lempar Yud ke Timbuktu*

Ada satu masa ketika saya memilih tuk terlentang menghadap langit. Ketika telinga tak lagi mendengar apapun kecuali gemercik air di dekat kepala. Ketika mata tak melihat apapun kecuali biru angkasa. Ketika merasa sendirian di kebiruan maha luas. Ketika merasa kecil di keluasan.

Sebuah pesawat tampak melarung langit, meninggalkan jejak serupa awan yang membujur panjang di angkasa. Di sini saya kecil sendiri, di sana langit terbelah oleh jejak burung besi. Sungguh bagai lukisan 4 dimensi nan agung.

Sebelum kembali ke daratan, kami sempat mencicipi biji-bijian yang dipetik oleh pak Jaka dari tumbuhan laut yang tumbuh di sekitar. Saya lupa namanya, tapi bentuknya mirip kacang edamame, cuma kulitnya berwarna coklat tua. Rasanya manis kesat, mirip buah kesemek. Lumayan menyegarkan sih.

Dalam perjalanan ke daratan, kaki kiri saya terperosok masuk ke lubang, dan tampaknya menginjak karang tajam. Ada tiga luka sobek di telapak, kecil namun cukup dalam. Air laut tampaknya menjadi antiseptik sekaligus penawar rasa sakit yang mujarab.


Bertahun lampau, tatkala berjalan menyusuri garis ombak di pesisir Pelabuhan Ratu, kaki kanan saya menginjak sesuatu yang tajam, dan saya sama sekali tak menyadari hal tersebut sampai ketika adik saya kebetulan menoleh ke belakang, dan terperanjat ngeri: “A, lihat jejak kakinya, berdarah-darah!”

OMG, saya baru menyadari dan mendapati telapak kaki kanan saya tersobek panjang dengan darah menetes deras. Ajaib, saya tidak merasa sakit sama sekali. Saya cuma shock karena tak kuat melihat darah, dan nyaris semaput karenanya.


Demikian pula kali ini. Tiga luka kecil di telapak kaki kiri sama sekali tak terasa sakit ( kecuali kelak pada saat mendarat kembali di Muara Angke, dan menginjak genangan air kotor di dekat pasar, barulah rasa nyeri itu muncul). Air laut sudah membasuh luka saya hingga steril. Saya tinggal menutupinya dengan perekat antiseptik.


Pulang Tuk Kembali

Usai berkemas dan makan siang, kami pun kembali berlayar pulang ke Jakarta dengan ojek perahu selepas pukul 1 siang. Benar dugaan saya, lepas tengah hari permukaan laut lebih bergejolak. Habis sudah kami terombang-ambing kanan kiri.


Hal ini mengingatkan saya pada pelayaran pulang dari pulau Peucang tahun lalu. Laut saat itu mengganas, hujan menyapu, langit kelabu. Perahu kami saat itu kecil, saya terperangkap dalam kabin sempit bersama beberapa rekan lainnya yang ketakutan. There seemed to be no hope. Sungguh pengalaman luar biasa.


Kini, walaupun perahu kami berayun-ayun di atas laut bergelombang, namun cuaca cerah, dan langit masih biru. Dan saya lihat mayoritas penumpang lainnya menunjukkan ekspresi tak terganggu. Beberapa orang yang saya yakini penduduk lokal malah asyik tertidur di sisi kapal, tak ngeri terjatuh ke laut.

Kami juga sempat melanjutkan permainan ‘merangkai kata’.
Piyik: “…ombak tinggi…”
Cit : “…ombak tinggi menyapu…”
Az : “…ombak tinggi menyapu koruptor…”

Hahaha, lagi-lagi Az mematikan permainan. Kapok bermain kata, anak-anak akhirnya kembali dengan kegiatan masing-masing. 😀

Kekuatiran saya kini cuma satu: jangan sampai mabuk laut. Ada sekitar tiga kali saya mencium semilir aroma muntah penumpang lain. Yang kocak, sewaktu mas Bo sempat berbisik pada saya: “Muntahnya bau cabe.”
Hwarakadah! Jadi
pengen ketawa ngakak, tapi ga berani buka mulut lebar-lebar takut aroma muntah itu terhirup.


Memasuki pulau Untung Jawa, perairan mulai berubah warna. Dari biru tosca bening, kini biru kecoklatan. Memasuki teluk Jakarta, air laut berubah warna lagi menjadi coklat kebiruan. Memasuki Muara Angke, air laut sudah tak sedap dipandang.

Tapi walau bagaimanapun, Alhamdulillah, akhirnya kami selamat tiba kembali di Jakarta. Dan saya terbebas dari mabuk laut, kecuali seorang rekan (identitas dirahasiakan, tapi beliau biasa dipanggil mas Noe, hehehe) yang kebobolan jackpot ;p

Keluar dari pelabuhan Muara Angke, tibalah saatnya tuk pamit. Berat rasanya berpisah dengan anak-anak cihuy ini. Tekad dalam benak tuk kembali bertualang bersama mereka, kembali ke TNKS ataupun taman nasional lainnya.

Thank y’all, it was indeed such a great trip!

🙂



credits to:

Bhumi Trip Adventure
Pak Jaka, pak Salim, dan polhut TNKS lainnya
Diar-Mega-Ayien yang batal ikut meski persiapannya sudah mati2an ;p
semua penumpang ojek perahu yang mo ga mo terpaksa kena kerusuhan kami
semua rekan seperjalanan dalam trip kali ini, love you guys!

Pramuka[ta]
Tagged on:         

118 thoughts on “Pramuka[ta]

  • June 18 at 00:00
    Permalink

    hihihii…. kamu pinter banget bikin catper kakak aldiiiiiiiii……..

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    asjiiikkk ada akuuhhhh** haus eksistensih

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    duabadai said: (identitas dirahasiakan, tapi beliau biasa dipanggil mas Noe, hehehe) yang kebobolan jackpot ;p

    maksud… looooooo?

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    inoeinoe said: maksud… looooooo?

    *siul-siul misterius*

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    duabadai said: Yang kocak, sewaktu mas Bo sempat berbisik pada saya: “Muntahnya bau cabe.”

    blekkehekhekekekekekkkk** ngakak poooolll

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    oya lupa, testi kalian menyusul ya di postingan berikutnya ;p

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    duabadai said: oya lupa, testi kalian menyusul ya di postingan berikutnya ;p

    ditunggu** deg2an dari sekarang

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    baru mau nanya :terus maksudnya apah disuru bikin TESTI?!mwhahahahahahahaha ..

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    aku suka tulisan mu bebehhhhhhhhhhhhhhh…. *langsung pigura tulisan aldi di dinding*terima kasih yaaaaaaa… *peluk peluk haru*jadi kangen kaliaaaaaaaaaaaan… >:D<ps: eh mas inoe beneran jekpot? kirain mabook doang 😀 *gosip mode on*

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    duabadai said: pada 13-14 Juni 2009.

    aldiiii ..kamuh baru ke pramuka weekend kemaren?ga bareng tapi kok ada nama akuh ya ..*dudududu*

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    arienarien said: :((

    Ayin teteub ngekoottt koookkkkk…. iyaaaa kaaannnn ** ada nama mu di list panitia kok ** trus selama di sana kitah sering bentuuull nyebot2 nama neneng Ayiiinnnn… ** pelok pelok

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    wah, pengen kesana deh…btw, i love ur writing! seperti biasa, tulisan lo uenaak tenan.. hahahaha…

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    citra said: kamuh baru ke pramuka weekend kemaren?

    maaf aku salah ketikkk*buru2 nyari tip-ex*

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    citra said: aldiiii ..kamuh baru ke pramuka weekend kemaren?ga bareng tapi kok ada nama akuh ya ..*dudududu*

    hwahahahahahaaaa…. rasanya kesana tiap weekend mak!

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    maacih yaa.. maacih.. cups cupss!!

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    close2mrtj said: tulisan lo uenaak tenan

    ah kamu*malu, ngumpet dalem sumur*

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    kissthesoul said: *langsung pigura tulisan aldi di dinding*

    wkkk, ahh tapi cuma gosip kok kalo mas inoe kena jackpot*takut diblacklist dari palembang*

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    johaneskris said: pengen kesana…

    kebayang lo poto lompat2 ala capoeira di sana, wuihhhh keren!

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    katumbiri said: jagoan nulisnya

    masih belajar.. belum kesampean bikin buku sepertimu… ;p

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    close2mrtj said: tulisan lo uenaak

    combroooooooooooooooooooooooooooooo kaleeeeeeeeehh enak ** jadi inget Nana

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    yenceu said: asjiiikkk ada akuuhhhh

    potomu banyakkkkk di kamerakuh, sama ama eca & nomih! 😀

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    mrbubba2002 said: panjaaaangg…

    *sodorin popcorn*

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    Oooh…. yang dua kali megangin fin aku ituh Hola Yudhi toh….

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    mysense said: kamu pinter banget bikin catper

    ini baru belajar Diiiii, pengennya semua trip yang dulu2 juga dibikin catper, hehehe

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    arienarien said: maacih yaa.. maacih.. cups cupss!!

    kamu ih cupi-cupi sembarangan..*lap jidat pake kanebo*

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    ancaanca said: kamu jago nulis kang

    ya berkat dukungan kalian semua*serasa udah menang award*

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    rahmihastari said: yang dua kali megangin fin aku ituh Hola Yudhi toh….

    iya mbak! ga sopan kan, emang tuh si yud suka isengggg*kompor*

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    waaaaaahhh…pengen kesanah euy

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    aldi, kamu bikin akun di voltras travel gih….www.voltras.net*promoin website temen*

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    kissthesoul said: aku suka tulisan mu bebehhhhhhhhhhhhhhh…. *langsung pigura tulisan aldi di dinding*terima kasih yaaaaaaa… *peluk peluk haru*jadi kangen kaliaaaaaaaaaaaan… >:D<ps: eh mas inoe beneran jekpot? kirain mabook doang 😀 *gosip mode on*

    cuma isyu yang tak bertanggung jawab…

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    wak wak wak… ada nama akuuuuhhh….. *dadah dadah…. *Minggu depan aku pulaaaaannnggg…. ketemoan nyooooookkkk…. Eh.. bener kaaaan tulisan kamuh sangat berkesan dan jenakah….. *cupika cupiki berasa jadi host talkshow dan kamu guest nyah*

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    bukan…. misroooooooooooooooooooooooooooooo…. *krik krik krik*

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    indah.. menghanyutkan.. tulisannyatp tumben ga ada mesumnya 😉

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    Selalu… selalu dehhhh asik baca tulisannyah om Aldihhhhh huuuuuhhh :)) *kalungin rangkaian combrowww ke Om Aldihhh* *kedip kedip ke kak Nana combrowww* :))

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    duabadai said: iya mbak! ga sopan kan

    Berarti kemarin aku salah marahin orang donk hihihi….*mohon maaf buat Mas Bolang :)*

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    duabadai said: oya lupa, testi kalian menyusul ya di postingan berikutnya ;p

    testi… testiiii….

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    membaca catper ini dan juga sebelum2nyadengan SANGAT MENYESAL gue harus bilangtulisan lo lbh bagus drpd tulisan trinitipersonal fantastis spektakulerBUKU-INNNNNN!!!!!

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    ah,.. senangnyaaaa ada piyik disebut,..hehehe,…catpernya keren om,.. klo bukan om yg bikin aku males bacanya,.. *lebay*

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    kalo gue balik.. kelian pada maen dan snorkeling di derawan yaah..*nyamar jadi agen perjalanan..*

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    duabadai said: Berat rasanya berpisah dengan anak-anak cihuy ini.

    my favorite line…intinya ini kan? ya kan? aku memang ngangenin he he he

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    dhaniez said: pengen kesanah euy

    hayuk atuh kang, next trip yah 🙂

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    katumbiri said: kamu bikin akun di voltras travel gih

    hmmm good idea! gw cek ricek dulu deh..*meluncur ke tkp*

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    drachmi said: *cupika cupiki berasa jadi host talkshow dan kamu guest nyah*

    amiiiiiiiiiiiin :)yuk kita maem2 lanjut karokean lagih!

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    pryabiasa said: tumben ga ada mesumnya 😉

    lagi lurus pry, wkkkk 🙂

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    holayudhi said: *kalungin rangkaian combrowww ke Om Aldihhh*

    huaaaaaa enak bangettttt!*langsung ngumpetin kalung combro, takut diminta yudhi*

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    rahmihastari said: *mohon maaf buat Mas Bolang :)*

    *ngakak*YUDDDDDDD! minta maaf sono sama mas Bolang! lo udah bikin pertikaian tuh!

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    inoeinoe said: testi… testiiii….

    psssst sabar!*sogok pake combro*

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    pryabiasa said: BUKU-INNNNNN!!!!!

    beneran? gw bahkan blm baca bukunya triniti ituh*selipin angpaw ke pry*

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    mayangfi2007 said: klo bukan om yg bikin aku males bacanya,.. *lebay*

    oh ini bukan lebay kok, tapi pernyataan jujurpiyik kan anak jujur, ya kan???;p

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    aaqq said: kelian pada maen dan snorkeling di derawan yaah..

    dimana sih ituuu???*tertarik*

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    trasyid said: kayaknya indah banget

    memang indah banget

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    inoeinoe said: intinya ini kan? ya kan? aku memang ngangenin he he he

    hehe iya banget lho mas*ada pamrih for next trip*

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    duabadai said: hehe iya banget lho mas*ada pamrih for next trip*

    next trip mau kemana nih?

    Reply
  • June 18 at 00:00
    Permalink

    Wakkk kakak aldih kamu pinter…..*sodorin kakak aldih krupuk ikan kelonpis sekarung:)*

    Reply
  • June 18 at 00:01
    Permalink

    inoeinoe said: maksud… looooooo?

    aku sampai gak tega lho ha ha dari berbagai trip bersama mas Noe baru kmaren itu dia kebobolan jekpot (eh jekpot paan ya)*ikut meyebar gosip*

    Reply
  • June 18 at 00:01
    Permalink

    iya yang pertama bau cabe..yang kedua bau masakan padang..yang ketiga baunya aneh….*ato yang molor disampingku ya yang bauk*

    Reply
  • June 18 at 00:01
    Permalink

    duabadai said: wkkk, ahh tapi cuma gosip kok kalo mas inoe kena jackpot*takut diblacklist dari palembang*

    eh beneran ya mas inoe menang jekpot?

    Reply
  • June 18 at 00:01
    Permalink

    inoeinoe said: cuma isyu yang tak bertanggung jawab…

    kayaknya aldi yang tahu segalanya he he..giliran mas Noe mabok dia langsung menjauh he he

    Reply
  • June 18 at 00:01
    Permalink

    inoeinoe said: my favorite line…intinya ini kan? ya kan? aku memang ngangenin he he he

    aku juga kan ngangenin….*lirik eca sang babu bahenol*

    Reply
  • June 18 at 00:01
    Permalink

    rahmihastari said: Berarti kemarin aku salah marahin orang donk hihihi….*mohon maaf buat Mas Bolang :)*

    ayok sungkem bawa krupuk ikan kelonpisnya….:)

    Reply
  • June 18 at 00:01
    Permalink

    duabadai said: *ngakak*YUDDDDDDD! minta maaf sono sama mas Bolang! lo udah bikin pertikaian tuh!

    pertikaian sudah terjadi….huh yudi…*Jorokin yudi ke laut dalam*

    Reply
  • June 18 at 00:01
    Permalink

    inoeinoe said: next trip mau kemana nih?

    ambon yokkkkkk, ato karimun jawa…bisa sekalian mudik aku he he

    Reply
  • June 18 at 00:01
    Permalink

    duabadai said: oh ini bukan lebay kok, tapi pernyataan jujurpiyik kan anak jujur, ya kan???;p

    *ngangguk polos smbil garuk kepala*,..

    Reply
  • June 18 at 00:01
    Permalink

    duabadai said: dimana sih ituuu???*tertarik*

    di berau kalimantan timur.. browsing aja di gugel..

    Reply
  • June 18 at 00:01
    Permalink

    weeekss…udah tayang euy*serius baca*

    Reply
  • June 18 at 00:01
    Permalink

    duabadai said: Eca & Man punya fantasi sama: lari bugil keliling pulau

    ah kamuuuuh….nanti impianku dicontek orang laeeeeenwekekekekeke*tersipu-sipu*

    Reply
  • June 18 at 00:01
    Permalink

    duabadai said: potomu banyakkkkk di kamerakuh, sama ama eca & nomih! 😀

    asiiiiiiik….segera posting…posting…postiiiiiiiiiing*girang*

    Reply
  • June 18 at 00:01
    Permalink

    rahmihastari said: Hola Yudhi toh….

    iye mbaaa….siapa lagi cobaaa yang hobinya nyelem2 tau2 ngangkat rok orangdudududududu

    Reply
  • June 18 at 00:01
    Permalink

    inoeinoe said: aku memang ngangenin

    iyaah…mas inoe ngangenin kalo bawa kamera & pempekwekekekekekeke

    Reply
  • June 18 at 00:01
    Permalink

    techno80 said: aku juga kan ngangenin….*lirik eca sang babu bahenol*

    bleeeeeeeeeeh…..Mas Booooo….eikeh ngekek baca komennyaaaaaaaaa*pentung pake tukik*

    Reply
  • June 18 at 00:01
    Permalink

    duabadai said: *ngakak*YUDDDDDDD! minta maaf sono sama mas Bolang! lo udah bikin pertikaian tuh!

    Whooaaaaaaaaaaa… maaf kan daku Om Bolang…. Jeung Rahmi atas semuwa keisengankuh…. sungguh aku tak tahu kalo rumah tangga kaliyan jadi berantakan karena keisengankuh…*bercucuran Air mata ~ merancau ~ plus Lebeeyyyyyyyy*

    Reply
  • June 18 at 00:01
    Permalink

    holayudhi said: sungguh aku tak tahu kalo rumah tangga kaliyan jadi berantakan karena keisengankuh…

    oooohh…..jadiiiii?hmmm….begituuu*sms inpotenmen*

    Reply
  • June 18 at 00:01
    Permalink

    techno80 said: *Jorokin yudi ke laut dalam*

    *buru buru pasang Coral boat+Open Heal+Masker+Snorkle dan ambil posisi di bibir kapal and Jumpppppp with Giant Step style*

    Reply
  • June 18 at 00:01
    Permalink

    techno80 said: *lirik eca sang babu bahenol*

    Ihhhhhh setuju…. selapan sembilan sepuluh sekaliyan sama Tagline Eca dari Om Bolang…. Original, Jujur dan apa adanya :)) Sekali lagi yah di quote “Eca sang babu bahenol” Huwaaahahaaahaaaa*ngekek uyel uyel peyut*

    Reply
  • June 18 at 00:01
    Permalink

    ariesca said: siapa lagi cobaaa yang hobinya nyelem2 tau2 ngangkat rok orang

    Aiihhhhhhhhhh Pitnahhh tuhhh, Tidaaaaaaaaaaaaaaaaaakkkkkkkkkkk *tereak dramatis ala sinetron* *setting muka lugu*

    Reply
  • June 18 at 00:01
    Permalink

    rahmihastari said: Oooh…. yang dua kali megangin fin aku ituh Hola Yudhi toh….

    Lho… aku megangin fin nya Jeung Rahmi Empat kali kok…. berarti yang dua kali itu bukan akuhhh *lho* :)) Maafkan daku yahhh Jeung *Sodorin Fins akuh buat dipegang pegang sama jeung Rahmi*

    Reply
  • June 19 at 00:01
    Permalink

    holayudhi said: *ngekek uyel uyel peyut*

    perut siape yang diuyel-uyeeeeeeeeeeeeeeeeeel?*ngebayangin*

    Reply
  • June 19 at 00:01
    Permalink

    techno80 said: *sodorin kakak aldih krupuk ikan kelonpis sekarung:)*

    yaaa kurangggg…*maruk*

    Reply
  • June 19 at 00:01
    Permalink

    techno80 said: ambon yokkkkkk, ato karimun jawa…bisa sekalian mudik aku he he

    hayukkkkkkkk*langsung packing*

    Reply
  • June 19 at 00:01
    Permalink

    oyi77 said: nice!

    alooo mbak, lama ga mampir 🙂

    Reply
  • June 19 at 00:01
    Permalink

    aaqq said: di berau kalimantan timur.. browsing aja di gugel..

    udah baca di voltras.netkeren emangggggggggg! yuk ke sana yuk 🙂

    Reply
  • June 19 at 00:01
    Permalink

    ariesca said: *serius baca*

    emang bisa serius ca?*kalem*

    Reply
  • June 19 at 00:01
    Permalink

    ariesca said: nanti impianku dicontek orang laeeeeenwekekekekeke

    lhooo malah seneng dia, wkakakakak:D

    Reply
  • June 19 at 00:01
    Permalink

    ariesca said: segera posting…posting…postiiiiiiiiiing

    udah di-delete semua ca*ngeloyor*

    Reply
  • June 19 at 00:01
    Permalink

    holayudhi said: Tidaaaaaaaaaaaaaaaaaakkkkkkkkkkk

    hahaha ada potona tuhhhh

    Reply
  • June 19 at 00:01
    Permalink

    holayudhi said: *Sodorin Fins akuh buat dipegang pegang sama jeung Rahmi*

    *sodorin fin yudhi sama kakinya sekalian ke mulut buaya*

    Reply
  • June 19 at 00:01
    Permalink

    duabadai said: udah di-delete semua ca

    *lapor Tulang Haromi*

    Reply
  • June 19 at 00:01
    Permalink

    duabadai said: lhooo malah seneng dia, wkakakakak:D

    laaah….ya seneng dooongskami berdua *tsaaaah* mempunyai impian yang paling jujur dan manusiawiwwekekekekekekekeke

    Reply
  • June 19 at 00:01
    Permalink

    duabadai said: *sodorin fin yudhi sama kakinya sekalian ke mulut buaya*

    SETUJU…!!AGREE…!!*senyum setan*

    Reply
  • June 19 at 00:01
    Permalink

    ariesca said: *lapor Tulang Haromi*

    hahaha andai lo tau ca apa yang ditulis tulang haromi di testimoni ttg lo ;p*siul-siul misterius*

    Reply
  • June 19 at 00:01
    Permalink

    ariesca said: kami berdua *tsaaaah* mempunyai impian yang paling jujur dan manusiawi

    impian babu & majikan?;p

    Reply
  • June 19 at 00:01
    Permalink

    ariesca said: *senyum setan*

    YUDDDDDDDDD, si Eca nih mau jahat sama lo!*ngadu*

    Reply
  • June 19 at 00:01
    Permalink

    duabadai said: udah baca di voltras.netkeren emangggggggggg! yuk ke sana yuk 🙂

    belom liyat…. ntar ajah kalo Om Aldih udah bikin tulisan disonoh… bilang bilang yahhhh 🙂 *leyeh leyeh loyoh* :))

    Reply
  • June 19 at 00:01
    Permalink

    duabadai said: hahaha ada potona tuhhhh

    Photo terkesan seperti seolah olah seakan akan terlihat sekonyong konyong semena mena sedemikian rupa akuh sedang berbuat seperti yang kaliyan sangkah….. sungguh ter..la..luh *komat kamit : biarlah hanya Tuhan yang tahu ~ Tangan menengadah dan mengusap muka ~ Amien*ribet baged yakkkkk :))

    Reply
  • June 19 at 00:01
    Permalink

    duabadai said: *sodorin fin yudhi sama kakinya sekalian ke mulut buaya*

    Ohhh… Teganya ..Teganya…Teganyahhhhh *Kesambet Meggy Z*

    Reply
  • June 19 at 00:01
    Permalink

    ariesca said: *senyum setan*

    Aihhh tak perlu kau pertegas Senyummu seperti apa….. karena didalam jiwa yang *beep* akan tampak wajah dan senyum yang *beep* *Senyum manis penuh Doa* 🙂

    Reply
  • June 19 at 00:01
    Permalink

    duabadai said: apa yang ditulis tulang haromi di testimoni ttg lo ;p

    aarrggghhh….kaliaan berdua….!!!!*tereak pake TOA*

    Reply
  • June 19 at 00:01
    Permalink

    holayudhi said: *Senyum manis penuh Doa* 🙂

    bleeeeeeeeehgue asli ngekek bacanya…MasYud Mbuuuuuuuuuuuuuuuuul

    Reply
  • June 19 at 00:01
    Permalink

    duabadai said: impian babu & majikan?;p

    majikan..!*nunjuk diri sendiri*

    Reply
  • June 19 at 00:01
    Permalink

    duabadai said: *ngadu*

    adu domba..adu domba…*geol2 dangdut*

    Reply
  • June 19 at 00:01
    Permalink

    holayudhi said: ntar ajah kalo Om Aldih udah bikin tulisan disonoh

    aku mau bikin tulisan o mama o papa, dimuat ga ya?*mulai nyeleneh*

    Reply
  • June 19 at 00:01
    Permalink

    holayudhi said: Photo terkesan seperti seolah olah seakan akan terlihat sekonyong konyong semena mena sedemikian rupa akuh sedang berbuat seperti yang kaliyan sangkah….. sungguh ter..la..luh

    wkkkk, betapa media punya kekuatan tuk menggiring opini publik*tumben serius*

    Reply
  • June 19 at 00:01
    Permalink

    ariesca said: majikan..!*nunjuk diri sendiri*

    berarti tulang haromi jadi babu dong?*langsung ngadu*

    Reply
  • June 19 at 00:01
    Permalink

    duabadai said: *mulai nyeleneh*

    Terlihat sudahhh sifat aslinya om Aldih…. :)) *kabuuuurrrrrrrrrrr pake Jetski warna biru*

    Reply
  • June 19 at 00:01
    Permalink

    holayudhi said: pake Jetski warna biru*

    punya gueeeeeeeeeeeee*dadah dadah dari jet ski

    Reply
  • June 19 at 00:01
    Permalink

    holayudhi said: Maafkan daku yahhh Jeung *Sodorin Fins akuh buat dipegang pegang sama jeung Rahmi*

    Dimaafkan, finnya jangan boleh dipegang doank dong tapi dipinjem… :p

    Reply
  • June 19 at 00:01
    Permalink

    rahmihastari said: finnya jangan boleh dipegang doank dong tapi dipinjem… :p

    boleh…bolehhh apa sih yang enggak untuk jeung rahmi… :)) *sambil nyeruput teh arisan* beuuhhhh berasa lagee arisan gituhhh :)) wakkkaaaaakkkk

    Reply
  • June 19 at 00:01
    Permalink

    holayudhi said: *sambil nyeruput teh arisan* beuuhhhh berasa lagee arisan gituhhh :)) wakkkaaaaakkkk

    huahahahaha jeung yud lucu deh!*masukin granat ke dalem kocokan arisan*

    Reply
  • June 19 at 00:01
    Permalink

    duabadai said: *masukin granat ke dalem kocokan arisan*

    aihhh jeung aldih… udah datengnya telad… bikin huru hara yahhhh…. dasar aldihara… kakaknya manohara yahhh :)) *masukin Broklat ke dalam hot chocolate Jeung Aldihara*

    Reply
  • June 19 at 00:01
    Permalink

    holayudhi said: Aldihara*

    yesss…yeessssss………setelah HAROMI, sekarang ada ALDIHARA*girang tak kepalang*

    Reply
  • June 21 at 00:01
    Permalink

    ariesca said: *girang tak kepalang*

    diam kau babuhara!*cekokin balsem*

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *