Pondok Halimun - Sukabumi

PONDOK Halimun ini bukan tempat bernaung melainkan sebuah lembah berkabut di kaki gunung Gede-Pangrango, TNGP.  Sebelum mencapai Selabintana, Sukabumi, kita harus berbelok arah mengikuti matahari terbit.  Jalan berliku dan berlubang menuju ketinggian.  Pucuk-pucuk daun teh selalu basah oleh halimun berembun.

Tatkala surya tlah di pucuk kepala, halimun menghilang dan yang terhampar adalah bukit-bukit bergelombang dan pemandangan kota Sukabumi nun di kejauhan sana.  Sungai bergemercik dengan airnya yang bening dan dingin.  Rasanya inilah air sungai terdingin yang pernah saya sentuh: begitu mencelupkan kaki ke sungai maka kaki langsung terasa pegal dan seperti kesemutan, tak lama kemudian tulang kaki akan terasa ngilu.  Bernyalikah saya mandi-mandi di sungainya?  Kita lihat kelak.

Pondok Halimun selain mempunyai jalur trekking, terdapat pula area bumi perkemahan dan tempat konservasi elang jawa.  Pun bisa terlihat beberapa ekor elang terbang berputar-putar di atas pucuk pepohonan tertinggi.

Rasanya tak cukup cuma sesaat menghabiskan waktu di tempat ini.  Lain kali harus mencumbu halimunnya dan membasahkan tubuh di sungainya.  Siapa berani?

All pictures in this album are copyrighted © 2012 duabadai.wordpress.com

All rights reserved.

02 03 04 05 0607 08 10 11 12 14 15

Sukabumi | Pondok Halimun
Tagged on:                 

2 thoughts on “Sukabumi | Pondok Halimun

  • March 18 at 10:51
    Permalink

    Pondok Halimun. Tempat paling banyak pacetnya sepanjang sejarah perkempingan saya. Ayo kak! Harus berani nyebur… Seger lhooo… 🙂

    Reply
    • March 18 at 12:21
      Permalink

      seger bikin pegel linu tulang-tulang saking dinginnya 🙂

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *