gourmet bar

Disgiovery.com

NOVOTEL Mangga Dua Square Jakarta baru saja meresmikan pembukaan Gourmet Bar (transformasi dari Lounge Bar), sebuah bar-resto bernama sama di semua jaringan Novotel di seluruh dunia. Kebetulan bertepatan dengan perayaan tahun baru Imlek 2017, maka acara pembukaan pun dimeriahkan dengan atraksi barongsai dan sajian hidangan khas peranakan (di antara menu internasional lainnya).

Maafkan, saya tidak sempat menyaksikan upacara pembukaan dari awal (silakan baca kenapa di paragraf akhir), tapi setidaknya terdapat beberapa hal yang bisa saya ulas.

gourmet bar drink

Gourmet Bar dan Seisinya

Sebuah ruang lapang di lantai 5 Novotel Mangga Dua Square tanpa sekat di akses masuknya. Kesan elegan terpancar kuat dan cermin dan panel beraksen abu-abu. Formasi kursi dan sofa diatur dalam beberapa blok mengelilingi area bartender di bagian tengah. Yang menarik terdapat pula area tempat duduk yang berbatasan dengan swimming pool (dibatasi oleh kaca). Tapi saya sendiri belum tahu apakah dari area kolam renang bisa melihat langsung ke dalam area Gourmet Bar.

Sempat kuatir tak kebagian tempat duduk, beruntung ruangan Gourmet Bar cukup lapang untuk menampung beberapa puluh tamu. Kami duduk di dekat meja bartender. Tata cahaya dalam ruang cukup terang namun nyaman di mata silindris saya, tak terlalu remang-remang pun. Sebuah tiang besar dalam ruang dihiasi dengan board hitam bertuliskan typografi Gourmet Bar, sungguh tampak Instagrammable. Sekilas saya lihat terdapat pula ruangan dalam kaca di dekat pintu masuk, mungkin diperuntukkan untuk meeting room (atau smoking room?).

gourmet bar room seat gourmet bar pool seat

Sajian Citara Gourmet Bar

Yee sang
Hidangan khas peranakan yang biasa disajikan menandakan datangnya tahun baru Imlek. Biasanya semua bahan disatukan dalam sebuah piring/wadah besar lalu diaduk bersama-sama menggunakan sumpit. Selama mengaduk biasanya sumpit diangkat setinggi mungkin untuk harapan akan kemakmuran. Hal ini mungkin juga sebagai simbolisme keberuntungan Gourmet Bar di masa mendatang.

Yee sang terdiri atas parutan lobak, wortel, dan beberapa sayuran lainnya, termasuk rumput laut. Menurut Google hidangan ini juga mengandung potongan halus ikan mentah. Tetapi yee sang yang saya santap ini sama sekali tak menandakan kehadiran gurih ikan (atau mungkin lidah saya sedang lelah). Saus terbuat dari campuran minyak zaitun, cuka, dan gula. Ada pula cita rasa kacang tumbuk di lidah. Yee sang cocok disantap sebagai pembuka.

gourmet bar yee sang
[photo by Leo C4ME]
Tuna melt sandwich
Sebelum menyapa nasi, mari menyambangi roti. Roti lapis tuna ini memang yahud rasanya. Adalah roti yang dipanggang dengan tuna cacah, keju, selada, dan disajikan bersama kentang goreng. Rasa tuna mendominasi lidah hingga saya bahkan mencari dimana rasa rotinya, hahaha! Bukti bahwa topping tunanya memang tanpa basa-basi.

gourmet bar tuna melt sandwich

Nasi goreng iga
Chef Ranto yang murah senyum ini tampak bersemangat membuat nasi goreng iga andalannya. Saya diberi sepiring penuh, dengan tumpukan iga berlemak hingga over kuota. Ia memasak nasi gorengnya dua kali hingga minyaknya keluar, demikian resep rahasianya (yang kini sudah bukan rahasia lagi, hahaha!). Tapi memang saya paling suka dengan nasi goreng iga buatannya, dimana minyak dari lemak iga membungkus tiap bulir nasi tanpa meninggalkan rasa eneg. Sedapnya mantap!

gourmet bar nasgor iga

Hidangan lainnya
Sate lilitnya juara! Terbuat dari daging ayam, dan saya lupa menanyakan pada chef kenapa tidak menggunakan daging ikan seperti lazimnya sate lilit di Bali. Tapi sudah lupakan saja, sate lilitnya empuk dengan citarasa rempah gemilang. Ingin tambah lagi, tapi Penang curry rice noodle sudah melambaikan tangan. Kuah karinya kental meski bagi saya bumbu rempahnya malah kurang pekat. Tapi mungkin memang demikian citarasa otentiknya. No complaint.

gourmet bar yee sang curry

Untuk minumnya saya hanya mengandalkan fresh infused water. Karena keterbatasan waktu, beberapa sajian dalam gelas malah tak sempat saya cicipi. Ironis memang, pembukaan bar-resto malah tak sempat minum-minum, hahaha! Easy guys, I don’t drink anyway! 😉

Di Balik Liputan Gourmet Bar

Jadi pada acara pembukaan Gourmet Bar ini, adalah saya yang berkejaran dengan waktu. Jadwal kereta commuter line yang berantakan hari itu membuat saya tiba satu jam lebih lambat dari waktu yang tertera di undangan. Ojek online yang naiki kemudian pun tak membantu banyak. Namun tekad bulat akhirnya berhasil mengantarkan saya ke lobi Novotel Mangga Dua Square (dengan rambut acak-acakan dan bau matahari).

Hikmahnya adalah saya langsung masuk ke acara utama, yakni makan-makan. Hahaha! Dan masih ada kejutan lain, di saat menyuap kari Penang ternyata saya menemukan kupon keberuntungan. Maaf melantur, tapi ternyata mas Mohan dari Novotel mengumumkan nama saya sebagai pemenang doorprize utama! Hamdallah, tak sia-sia rupanya saya berjibaku mengejar waktu. Untung tak tersedak kuah kari.

gourmet ball doorprize
With Yuki, another doorprize winner 🙂

Terima kasih mas Mohan & Gourmet Bar. Tak sabar tuk merasakan pengalaman stay di Novotel Mangga Dua Square. Biar bisa icip-icip elegan lagi di Gourmet Bar pastinya! 🙂

Disgiovery yours!

 

Gourmet Bar (open daily 7 AM to 1 AM)
Novotel Mangga Dua Square 5th floor
Jl. Gunung Sahari Raya No. 1
Jakarta 14420
+622162312800

Olah Cita & Rasa Ala Gourmet Bar
Tagged on:             

6 thoughts on “Olah Cita & Rasa Ala Gourmet Bar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *