Menghirup Dunia

Disgiovery.com

MENGHIRUP Dunia adalah proyek antologi saya yang kedua, setelah Singgah.  Bedanya, pada buku pertama saya menulis fiksi, sedangkan di buku kedua ini adalah kisah perjalanan yang sebenarnya.  Menghirup Dunia adalah kumpulan kisah perjalanan dimana kau bertemu dengan orang-orang asing atau budaya baru yang justru memberi kesan mendalam dan (mungkin) mengubah cara pandangmu akan hidup.

Menghirup-Dunia-teaser

Sudah membaca tulisan saya di Singgah berjudul Dermaga Semesta? Di sana saya berkisah tentang seorang pejalan yang menyusuri jejak kekasih di pulau sunyi, ditemani seekor anjing liar yang hidup di pulau tsb.  Kisah ini murni fiksi, tapi terinspirasi perjalanan saya di pulau Bira Besar, Kep. Seribu.

Salah satu tulisan saya di buku terbaru Menghirup Dunia ini mengulas tentang catatan perjalanan saya sebenarnya di pulau Bira Besar tsb. Bisa dibilang semacam ‘kisah di balik layar’ dari fiksi yang saya tulis di Singgah. Apakah sosok anjing liar di pulau itu nyata adanya, atau hanya tokoh rekaan? Apakah saya benar-benar berenang skinny dip di sana? Segera baca buku Menghirup Dunia, ya! 😉

Menghirup Dunia

Saya dan 5 rekan pejalan lainnya:  Febbie dari jalan2liburan.com, Fahmi dari fahmianhar.com, Aggy dari dreamexplorewander.com, Noni dari nonikhairani.com, dan Mindy dari mindoel.blogspot.de masing-masing menulis 3 kisah perjalanan dalam buku Menghirup Dunia. Percaya atau tidak, saya sendiri bahkan belum pernah bertemu muka dengan mereka karena kami semua terpencar di berbagai penjuru pulau dan benua.  Proses kreatif kami terwujud melalui kesamaan minat akan traveling dan blogging.

Tak heran jika cerita yang terkumpul bisa dibilang berasal dari pengalaman kami menjelajah batas bangsa dan budaya. Ada kisah dari Rajashtan, Santorini, hingga Urug Leubak. Dari Venezuela, HCMC, hingga Lasem.  Selain tentang anjing kesepian, saya juga menulis tentang orang-orang bijak bestari di kampung terpencil, dan tradisi memelihara kumis di India Selatan.  Kau bisa dapatkan buku ini dalam versi cetak di toko buku seluruh Indonesia, atau versi e-book di gerai online Scoop.

Hirup dunia bersama kami, karena di setiap perjalanan ada cerita.

 

Disgiovery yours!

Menghirup Dunia

Menghirup Dunia Bersama 6 Pejalan
Tagged on:

20 thoughts on “Menghirup Dunia Bersama 6 Pejalan

  • June 9 at 13:22
    Permalink

    Wah keren itu mas, jadi ingat beberapa senior Blogfam yang dulu pernah menulis cerita bersambung, semoga tulisan dibuku mas bisa bermanfaat untuk semua 🙂

    Reply
  • June 10 at 15:38
    Permalink

    Selamat atas penerbitan bukunya, ini keren sekali, Mas! Saya masih berusaha menemukannya di seputaran Jakarta, semoga bisa dapat dalam beberapa hari ke depan. Teruslah menulis dan menginspirasi dengan cerita-cerita perjalanan yang kaya warna, Mas, semangat terus dan semoga sukses! :)).

    Reply
    • June 10 at 17:07
      Permalink

      Suksma, bli! Please let me know kalau susah dapetin bukunya, kabarnya di beberapa toko buku masih kosong (entah kehabisan, atau masih di gudang). Atau kalau mau beli versi e-booknya juga sudah ada di Scoop 🙂

      Reply
  • June 10 at 17:22
    Permalink

    Terakhir ke gramed semanggi belom nemu buku ini~~ kayaknya belom masuk sana ya?

    Reply
    • June 10 at 21:18
      Permalink

      Wah baru tau nih, nanti kita kroscek ke penerbitnya juga. Trims! Sementara beli versi e-book aja, kak 😉

      Reply
  • June 16 at 07:31
    Permalink

    Sudah bacaaaaa, tapi baru setengah. So far suka, mungkin karena isinya kisah nyata kali ya, jadi lebih sreg! Lumayan nih bacaan buat nemenin diri di tengah laut 🙂

    Reply
  • July 24 at 22:28
    Permalink

    Suka sama judul bukunya..Menghirup dunia seakan melepas dahaga, kerinduan dan candu juga dalam traveling untuk mengeksplor dunia. Perjalanan yg sederhana tpi spertinya penuh makna filosofis macam alchemistnya Paulo Coelho..segera cari bukunya nihh

    Reply
    • July 25 at 09:49
      Permalink

      Thanks so much, kak Anita! Mari terus berjalan dan berbagi! Semoga dapet bukunya ya, hehe 🙂

      Reply
  • Pingback: Kami Sudah Menghirup Dunia | Kamu? - DISGiOVERY

  • October 16 at 03:57
    Permalink

    Wah. Saya baru tahu dan tertarik dg bukunya menghirup dunia menghembuskan cerita hehehe.. Salam kenal Mas

    Reply
  • Pingback: Disgiovery's Best & Worst 2015 - DISGiOVERY

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *