ivory by ayola entranceIvory by Ayola bagi saya adalah lokasi presisi, suasana rumahan, dan kopi yang tersaji. Kunjungan bisnis ataupun relaksasi bisa terakomodir di sini.

Disgiovery.com

MENDAMPARKAN diri di jalan R.E. Martadinata (atau dikenal dengan sebutan jalan Riau) adalah kegiatan yang menyenangkan kala saya bertandang ke Bandung. Senang rasanya mengamati orang lalu lalang di pedestrian yang lebar dan nyaman, atau sesekali inspeksi dadakan ke factory outlet atau butik distro, serta memanjakan lidah dengan street food ala Bandung yang banyak bertebaran di sepanjang jalan ini.

Di balik jalan Riau masih terdapat jalan-jalan teduh dan tenang dimana banyak hotel-hotel kecil dan kafe-kafe mungil berada. Dan saya beruntung mendapat kesempatan staycation di salah satu di antaranya, yaitu di Ivory by Ayola Hotel.

First Impression

Bagaimana akses menuju hotel?
Hanya 10 menit dari pintu keluar tol Pasteur (kalau jalanan lancar lho ya!). Walau terletak di pusat kota, namun lokasi Ivory by Ayola hotel berada di jalan Bahureksa (masuk dari jalan Trunojoyo) yang tidak ramai dan suasananya tenang. Bangunan di sepanjang jalan ini umumnya klasik (peninggalan zaman Belanda).

Apa kesan pertama begitu tiba di hotel?
Hotel yang teduh, sejuk, namun stylish dengan tampak depan full kaca dan sentuhan unsur kayu. Desain lobi berkonsep minimalis, dengan lounge room berkonsep retro dan homey, bagai berada di rumah dengan perpustakaan dan tata cahaya alami. Saya suka!

Seberapa lancar proses check-in?
Ringkas dan efisien. Saya segera menerima kunci kamar lengkap dengan kupon sarapan dan kata kunci WiFi. Walau hotel ini tampak kecil dari luar, ternyata bangunan 4 lantai ini punya 59 kamar!
ivory by ayola reception ivory by ayola lobby lounge

Room Experience

Apa kesan pertama begitu masuk kamar?
Kamar bernuansa minimalis dengan sentuhan unsur kayu. Saya mendapat kamar deluxe dengan city view, dengan ukuran jendela kaca nan luas dari langit-langit hingga lantai. Sesekali tampak pesawat melintas dari/ke bandara Husein Sastranegara, bagi saya hal ini jadi pemandangan unik. Kamar terasa senyap meski posisi kami dekat sisi jalan.

First thing first, WiFi or bed?
Colokan listrik, dong! WiFi comes second, baru test ranjang, hahaha! #soundswrong

Seberapa banyak soket listrik dalam kamar?
Sepertinya ada empat di dalam kamar, meskipun yang dua sudah dipakai untuk lampu meja. Saran saya supaya soket listrik ditambah terutama di sisi ranjang, supaya kami bisa tenang menambah daya listrik semua gawai.

Bagaimana dengan koneksi WiFi?
Fast and free.

Seberapa nyaman ranjangnya?
Kasur dengan bulu angsa, bayangkan sendiri betapa nyaman merebahkan diri di atasnya. Tiap orang mendapat satu bantal dan satu guling. Saya senang karena berasa di kamar sendiri, bisa memakai guling untuk alas kepala, dan memeluk bantal sebagai pengganti guling 🙂

ivory by ayola deluxe room ivory by ayola goose feather bed

Lemari dan kelengkapannya?
Tak ada lemari melainkan meja kayu di sudut kamar dekat pintu masuk yang dilengkapi dengan hanger. Di bawah meja terdapat safety box yang bisa memuat laptop. Dan tentu dua pasang sandal kamar.

Komplimen lain dalam kamar?
Coffee & tea available, termasuk pot elektrik pemasak air. Terdapat juga dua botol air mineral.

In-room entertainment?
TV layar datar 40 inchi yang terletak di atas kabinet menghadap ranjang.

Bagaimana dengan kamar mandi?
Toiletries & amenity kit lengkap. Shower dengan air panas dan air dingin. Tapi jujur ukuran kamar mandi di hotel ini termasuk lebih kecil dibandingkan hotel-hotel lain yang pernah saya inapi.

Any laundry service?
Yes, masuk pagi selesai sore.

ivory by ayola bathroom ivory by ayola deluxe room

Dining Experience

Breakfast
Sarapan terhidang di Everjoy Coffee & Cafe yang terletak menempel di sisi bangunan hotel. Kupon breakfast kami ternyata ditambah pula dengan kupon kopi yang bisa ditukarkan pada saat sarapan. Bukan sembarang kopi dari teko, tapi racikan langsung dari barista. Menu sarapan sendiri selalu berganti setiap hari, mulai dari nasi hainan hingga spaghetti aglio olio. Rasanya bisa bikin nambah lagi dan lagi.

Room service
Pada saat saya menginap sedang terdapat promosi room service berupa paket nasi goreng atau bakmi Jawa plus flavored ice tea. Kedua menu paket terhidang spesial hanya dengan harga Rp. 35 ribu per paket. Kalau dibandingkan, bakmi Jawa jadi jawara, meski nasi gorengnya juga bikin goyang lidah.

Restaurant
Ivory by Ayola berkolaborasi dengan Everjoy Coffee & Cafe dalam melayani tamu. Menu yang disajikan kafe ini beragam mulai hidangan nasional hingga internasional, tentu dengan spesialisasi racikan kopi yang istimewa. Pengunjung bisa datang mulai pukul 6 pagi untuk sarapan, atau makan siang, atau makan malam, atau duduk-duduk santai seharian di resto berkonsep retro ini. Saya sangat suka dengan interior kafe ini yang bernuansa rumahan, nyaman, dan bikin betah duduk berlama-lama sembari menyesap kopi.

ivory by ayola breakfast ivory by ayola room service

General Digest

Room tips
Pilih kamar deluxe (non smoking) dengan city view. Bagi keluarga bisa pilih pula family room dengan dua ranjang (kapasitas max 4 orang dewasa).

Business support
Selain koneksi WiFi gratis, terdapat juga ruang meeting yang diperuntukkan bagi kalangan pebisnis. Tapi bagi saya, casual meeting justru lebih asyik dilaksanakan di lounge room yang bernuansa santai dengan rak buku, atau sembari menyesap kopi di Everjoy Cofee & Cafe.

What’s nearby?
Berlimpah deretan butik, distro, factory outlet, resto, cafe, hingga street food di jalan Riau, jalan Dago, jalan Progo, jalan Trunojoyo, dll yang lokasinya dapat ditempuh dengan berjalan kaki dari hotel. Psst, ada bakso Bahureksa super sedap yang mangkal persis di seberang hotel. Atau ingin wisata heritage? Tinggal jalan kaki ke arah Gasibu untuk mengunjungi Gedung Sate, Museum Pos Indonesia, dan Museum Geologi. Lengkap!

ivory by ayola resto

Ivory by Ayola

Jl. Bahureksa No. 3 Bandung 40115
P: +62 22 4203999
F: +62 22 84469360
E: reservations@ivory-ayola.com
W: www.ivory-ayola.com

Instagram : ivorybyayola
Twitter : @IvoryHotels
FB Fanpage : Ivory By Ayola Hotel Bandung

Disgiovery yours!

ivory by ayola interior

Disgiovery at Ivory by Ayola Hotel Bandung
Tagged on:             

6 thoughts on “Disgiovery at Ivory by Ayola Hotel Bandung

  • September 25 at 18:35
    Permalink

    Suka dengan tipe tulisan seperti ini (Q&A), soalnya informasinya lengkap semua tapi kata yang dibaca jadi tidak terlalu panjang. Malah bikin kepengen menginap di hotelnya, haha. Mungkin akan saya terapkan juga dalam blog saya tipe tulisan begini, izin yaa #eh #ikutikutan.
    Saya kagum juga dengan foto terakhir, Masnya menghadap ke mana sementara di foto sebelah ada orang lain menghadap ke arah sebelah sana, nggak tahu kenapa seperti ada cerita di antara kalian, haha. Disengajakah?

    Reply
    • September 25 at 18:45
      Permalink

      Gara, nice to hear from you again! 🙂

      Terima kasih buat komplimennya, monggo mau coba tulis review ala Q&A seperti ini juga sah-sah aja kok. Jangan lupa kalo mau review ajak saya, hahaha 😉

      Foto terakhir tiada maksud apa-apa, tapi terima kasih atas interpretasinya. Mainkan imajinasimu! 🙂

      Reply
  • October 17 at 20:48
    Permalink

    Kok gue baeu tau di Bahureksa ada Ivory ini? Kirqin cuma rumah ambulan doang aja di Bahureksa kakakkkk 😉

    Reply
  • November 10 at 04:18
    Permalink

    Guling dijadikan bantal, dan bantal (yang lebih lebar) dijadikan guling.
    Ok, kesimpulannya kak Badai sukanya meluk orang yang badannya lebar-lebar 😀

    Btw, itu nasi gorengnya a la carte? Kok bentuknya setengah bulat di piring gitu?

    Reply
    • November 10 at 19:28
      Permalink

      Kesimpulan opo iku? 😀

      Mmmm maap, nasi gorengnya udah abis setengah… *muka menyesal*

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *