ibis styles jakarta mangga dua square

Disgiovery.com

MANGGA Dua pada kesan pertama: belanja dan panas. Jakarta, apa mau dikata, apalagi kalau lokasinya sudah dekat pesisir. Tapi panas memang bukan halangan, terbukti saya mah balik deui balik deui, apalagi kalau sedang mencari kebutuhan elektronik (komputer dan pendukungnya). Bahkan kamera DSLR yang saya pakai pun punya pusat servis di sini tepatnya di Mangga Dua Square.

Mangga Dua tidak hanya terkenal sebagai kawasan belanja busana bagiย emak-emak atau encim-encim saja, tapi juga belanja kebutuhan elektronik bagi para pengguna teknologi hingga gadget freak. Sebagai kawasan belanja yang komplet, Mangga Dua cukup termahsyur sampai ke pelosok nusantara, bahkan hingga negeri jiran dan timur tengah. Hotel-hotel pun mulai banyak bermunculan di kawasan ini, salah satunya adalah hotel trendi ibis Styles Jakarta Mangga Dua Square.

First Impression

ibis styles loungeibis styles lobby
Bagaimana akses menuju hotel?
Kemudahan transportasi sudah jadi catatan saya sejak awal. Mangga Dua Square dapat dicapai dengan transportasi umum seperti bus TransJakarta, kereta api commuter line (turun di stasiun Jakarta Kota lalu lanjut taksi jarak dekat), atau bahkan akses langsung dari bandara Soekarno Hatta dengan bus Damri (turun tepat di depan lobi mall).

Apa kesan pertama begitu tiba di hotel?
Hotel ibis Styles Jakarta Mangga Dua Square ini menyatu dengan bangunan mall, namun punya akses masuk tersendiri. Di sisi lain tamu hotel tetap mudah untuk akses keluar masuk mall. Lobi utama hotel terletak di lantai 8, dan reaksi saya begitu keluar dari lift adalah: ‘kamera mana kamera!’ (catatan: ponsel saya saat itu sedang mati kena air).

Sebuah mural kontemporer menghiasi dinding depan lift. Stylish & trendy. Ini di luar dugaan. Anak Instagram pasti refleks ambil gambar. Bukan cuma itu, di lobby lounge pun terpampang mural sejenis, dengan gambar berbeda. Sofa dengan warna senada (dominasi ungu & abu), internet corner, dan booth welcome drink tersedia bagi tamu hotel. Tiga buah meja resepsionis berwarna kuning memberi kesan segar. Intinya kesan pertama saya akan hotel ibis Styles Jakarta Mangga Dua Square ini adalah: an Instagenic refreshment!

Bagaimana proses check-in?
Lancar dan praktis. Sebuah kunci kartu diserahkan lengkap dengan kata kunci WiFi. Ingin selekas mungkin masuk ke kamar, tapi welcome drink di sini tampak sungguh segar (dan yang penting self service). Ada tiga pilihan: infused lemon water, mango juice, dan orange juice. Supaya adil, saya coba ketiganya ๐Ÿ˜‰

Standard Room Experience

ibis styles bedroom experience
Apa kesan pertama begitu masuk kamar?
Fun & comfy. Sebuah ruangan berukuran sekitar 24 m persegi dengan double bed, meja kerja, lemari, dan shower area. Dekor garis-garis simetris tabrak warna di dinding atas kepala ranjang langsung menyita perhatian. Tata cahaya sedikit redup namun tetap nyaman di mata (mungkin dimaksudkan untuk relaksasi mata & otak). Jendela kamar memperlihatkan suasana taman vertikal yang tampak rimbun dan segar.

Seberapa nyaman ranjangnya?
Ciri khas ranjang di semua hotel ibis Styles sedunia (termasuk ibis Styles Jakarta Mangga Dua Square ini) adalah adanya lapisanย tambahan (tip-top-topper) di atasnya. Hal ini bikin tidur makin nyaman. Terbukti selama 2 malam menginap di standard room ini saya selalu bangun kesiangan, hahaha!

Oh, selain 2 buah bantal tersedia pula 2 buah guling. Ini nilai plus bagi saya. Bagai tidur di kamar sendiri!

Seperti apa penunjang kehidupannya?
WiFi, koneksi cepat tanpa batas, dan hebatnya saya dapat tetap terhubung dalam jaringan di seluruh area hotel. Kudos! Biasanya hotel lain hanya membatasi pemakaian WiFi di dalam kamar saja. Senang karena saya dapat selalu terhubung dengan pekerjaan. Sedih karena saya dapat selalu terhubung dengan pekerjaan :/

Power outlet alias colokan listrik ada banyak. Total ada 3 outlet available, dan apabila kondisi darurat masih bisa menggunakan sumber daya untuk lampu meja dan coffee maker. Bisa tidur tenang tanpa kuatir akan nasib baterai kamera DSLR, kamera mirrorless, kamera saku, kamera aksi, ponsel Android, iPhone, iPad, iPod, tablet, laptop, power bank, dll (cuma pengandaian, saya tidak pakai gawai sebanyak itu kok ;))

Room order available. Sayangnya kami tak berkesempatan mencobanya karena lebih tertarik turun langsung ke resto untuk menyantap makanan.

ibis styles comfy bedibis styles planet 21

Apa saja kelengkapan lainnya?
Lemari terbuka di sisi ranjang menyediakan 4 gantungan, 1 kotak brankas, dan 1 lampu darurat. Sayangnya mengapa hanya tersedia 1 pasang sandal kamar sahaja.

Meja kerja yang dilengkapi dengan sebuah kursi yang dilapisi kain tabrak motif. It looks artsy, ingin saya bawa pulang! Di meja kerja pun terhidang 1 set coffee maker dan komplimen 2 buah botol air mineral.

In-room entertainment berupa LED TV yang menghadap ranjang.

Bagaimana dengan shower area?
Washtafel tanpa sekat pembatas ke area kamar tidur. Hairdryer dan toiletries lengkap. Ruang toilet yang terpisah dengan ruang bilas (saya suka konsep ini meskipun ruang toilet terasa lebih kecil dibandingkan ruang bilasnya). Shower air panas dan dingin yang mengalir deras. Handuk putih yang harum dan dapat menanam pohon. Maksudnya adalah seluruh hotel dalam jaringan Accor Group mengusung konsep Planet 21 dimana pemakaian handuk atau sprei tak harus diganti setiap hari demi penghematan air & energi (namun tetap sesuai keputusan/kebutuhan tamu). Kebetulan saya sepaham betul dengan konsep ini. Cuma menginap 2 malam buat apa pula ganti sprei atau handuk tiap hari.

ibis styles bedroom decoribis styles bathroom

ibis styles bedroom business
ibis Styles Jakarta Mangga Dua Square mempunyai total 211 kamar dengan 2 tipe kamar: Standard & Business. Ruang kamar yang lebih luas dan sofa ungu yang tampak cozy & glam ini adalah keunggulan tipe Business Room.

STREATS Dining Experience

ibis styles dining experience
Streats Restaurant letaknya berbatasan dengan lobby lounge ibis Styles Jakarta Mangga Dua Square. Mengusung desain interior berkonsep sama dengan keseluruhan hotel, Streast resto ini juga dihiasi oleh mural kontemporer karya seniman Jogja di dindingnya. Tak hanya itu, tergantung pula beberapa lukisan yang dibuat oleh anak-anak (bukan kebetulan terdapat pula ruang children playground di sisi resto).

Spot favorit kami adalah di pojok dekat meja bar (bisa mengintip suasana open kitchen). Penerangan alami pagi hari dari ruangan semi terbuka di sebelah kami sungguh cocok untuk food photography. Sementara pada malam hari kita bisa melihat kerlap-kerlip lampu Jakarta.

ibis styles streats restoibis styles breakfast buffetibis styles breakfast menuBreakfast buffet tersedia setiap hari mulai pukul 6 pagi. Ragam hidangan selalu berganti setiap hari. Tetapi ritual sarapan saya tetap tak berubah: buah potong dan sari buah. Semestinya itu saja. Tapi berhubung saya murah hati, maka bubur ayam, aneka pastry, hingga nasi biryani pun akhirnya turut disantap.

Lunch/Dinner ala carte bisa bikin gila. Bingung pilih menunya, semua tampak lezat, hahaha! Dari appetizer hingga dessert (caesar salad hingga apple pie). Chinese food hingga western food (mie kari udang hingga Australian steak). Namun kesukaan saya adalah nasi goreng kemangi (warnanya hijau dengan harum kemangi, berteman chicken drumstick, taburan teri goreng, dan kerupuk udang, unik ya!) dan juga pad thai (sambalnya bikin juara!). Minuman tetap setia pada es teh leci.
ibis styles cappuccinoibis styles fave menuibis styles prawn curry noodles

Other Experience Highlights

ibis styles other facilities
Staycation di ibis Styles Jakarta Mangga Dua Square kali ini tampaknya menemui hakikat sebenarnya. Saya menghabiskan sebagian besar waktu hanya di kamar dan area hotel saja. Ada banyak spot untuk di-eksplorasi. Ada banyak sudut Instagenic yang bisa bikin stok foto berlimpah. Bahkan karpet garis-garis sepanjang koridor saja bisa jadi setting foto yang menarik.

Fitness Center
Bertempat di salah satu menara di sudut hotel, fitness center ini berbentuk setengah lingkaran dengan kaca-kaca besar yang menampakkan pemandangan kota. Melakukan aktivitas fisik di sini pasti lebih menyenangkan ketimbang berolahraga menghadap tembok kenangan. Terdapat beberapa weight & cardio station yang siap digunakan.

Meeting Room
Terdapat 3 buah meeting room (kapasitas masing-masing 40 orang) yang selalu padat acara ketika saya staycation di hotel ini. Ruang-ruang pertemuan ini pun bisa digabung menjadi satu ballroom berkapasitas 300 orang. Tak jauh dari lokasi ini terdapat pula mushalla dan public restroom. Tanpa saya duga, public restroom ini punya tampilan eye catchy dengan nuansa warna ungu dan cermin asimetris.

ibis styles fitness center viewibis styles fitness center ibis styles restroom
Vertical Garden
Tiap kamar di ibis Styles Jakarta Mangga Dua Square menghadap ke sebuah taman artifisial yang memberi kesan sejuk & segar. Saya lebih suka menyebutnya ‘secret garden‘ karena memang tak semua orang bisa sembarangan masuk ke dalam taman (demi alasan keamanan dan kenyamanan). Taman ini menjulang ke atas secara vertikal dengan ragam variasi tanaman, memberi pemandangan berbeda di tiap kamar baik di lantai 8 ataupun 9.

Alaya Spa
Tatkala menjelajah area hotel tanpa sengaja kami malah menemukan akses menuju Alaya Spa. Berupa dua buah ruangan tersendiri di lantai 9 yang masing-masing digunakan untuk pelayanan pijat refleksi dan spa. Tamu hotel juga bisa menikmati layanan spa ini di dalam kamar sendiri.

ibis styles greenibis styles secret garden viewStaycation or Shopcation?

Bagi yang hendak ‘leyeh-leyeh‘ saja di hotel seperti saya pasti takkan merasa bosan berkutat di ibis Styles Jakarta Mangga Dua Square. Bagi yang hendak ‘shop til you drop‘ bisa keliling-keliling mulai dari Pasar Pagi, Mangga Dua Mall, Harco Mangga Dua, ITC Mangga Dua, Mangga Dua Square, hingga WTC Mangga Dua. Bagi yang hendak berkunjung ke atraksi wisata terdekat bisa datang ke Ancol, Dufan, Kota Tua, hingga Pecinan Glodok.

Apapun pilihan liburanmu, silakan raihย kontak di bawah ini:

Hotel ibis Styles Jakarta Mangga Dua Square

Jalan Gunung Sahari no. 1
Jakarta Utara 14420 – Indonesia

Telepon: +62-21-2957-8900
Email: h9103@accor.com
www.accorhotels.com/9103

 

Disgiovery yours!
ibis styles citylights

Disgiovery at ibis Styles Jakarta Mangga Dua Square

13 thoughts on “Disgiovery at ibis Styles Jakarta Mangga Dua Square

    • April 1 at 11:30
      Permalink

      Wah kenal TJ juga Yan? Pasti dari Multiply ya ๐Ÿ™‚
      Hehehe iya ini mau coba penyegaran review, sesekali diselingi ilustrasi. Thanks komplimennya!

      Reply
    • April 2 at 00:25
      Permalink

      Hi, Omduut… hahaha…
      Makasih yaahh… jadi malu…. ๐Ÿ˜€

      Reply
  • April 2 at 00:34
    Permalink

    Saya udah pernah denger yg namanya staycation sebelumnya dari seorang teman. Tapi melakukannya, ya baru sekarang. Hahaha…
    Di sini, saya sih sangat menikmati semua yg ada. Bukan cuma kamarnya yg nyaman, tapi tentu saja makanannya. Sayangnya, saya lupa namanya. Tapi juara yg menangin hati saya, eh, lidah dan perut saya sih ya makanan yg adalah makanan Thailand itu lho. Yg kaya kwetiau. Hahaha… lupa namanya, tapi ga bisa lupa rasanya. Mungkin ada yg tau namanya di sini? Hahaha, anyway, u should definitely try it.

    Next time, bukan ga mungkin saya balik lagi ke hotel ini. Dan saat itu, saya bawa rombongan orang2 di rumah saya. Biar apa yg saya rasakan selama menginap di sana, dirasakan juga oleh mereka. Nyamannya, dan lezatnya makanannya. Hahaha…

    Buat kalian yg belum coba, cepetaan…

    Reply
    • April 2 at 12:50
      Permalink

      TJ, makanan yang dimaksud namanya Pad Thai. Kebetulan di hotel Ibis Styles JMDS ada pad thai yang memang enak bingits di restorannya! Beuh ngebayanginnya aja udah bikin liur menetes lagi ๐Ÿ˜€

      Moga kesampean ya bawa orang2 rumah buat staycation di sini! ๐Ÿ™‚

      Reply
  • April 4 at 03:03
    Permalink

    muka akang mudaan memang, tapi urat2 di kaki nggak bisa boong ๐Ÿ˜€

    btw, keren kang ulasannya model q&a gitu

    Reply
    • April 4 at 23:44
      Permalink

      Woy, kenapa jadi bahas kaki! Hahaha ๐Ÿ˜€ Perasaan dari dulu kakinya udah berurat deh..

      Thanks Yud, moga Q&A-nya insightful ya! ๐Ÿ™‚

      Reply
  • April 4 at 10:17
    Permalink

    WIFI KENCANG ADALAH KOENTJI!!!!
    *teriak mas mas fakir kuota* ahahaha
    kayaknya enak banget di situ ya, bangun pagi. sarapan tinggal dateng ke resto, makan. terus balik bobok lagi ke kamar. seandainya hidup ini hari minggu terus. *lho

    Reply
    • April 4 at 23:48
      Permalink

      Ah, betul sekali kak, gak ada wifi gak idup deh, hahaha!
      Jangan bobo aja, di Ibis Styles ini cocok banget buat foto ala2 Instagrammers ๐Ÿ˜‰

      Reply
  • April 6 at 20:26
    Permalink

    To be honest with you:

    Kadang dengan caramu mengambil enggel yang cantik membuat betah berlama lama scroll naik turun postinganmu kak! (((enggel)))

    Kadang sampe orgasme dibuatnya. Kamu lihai memainkan alat itu. (((lihai)))

    Reply
    • April 6 at 20:29
      Permalink

      Astaga banyak sekali kode-kode bertebaran dalam komenmu, kak Richo! ๐Ÿ˜€
      Thanks anyway, best komen imailaif pokokna!

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *