hotel villa lumbung

Disgiovery.com

KALI pertama tiba di depan gerbang Hotel Villa Lumbung (atau kerap disingkat HVL), yang tersirat dalam benak adalah: hijau, teduh, rimbun. Setelah terjebak panas dan macet menuju jalan Petitenget di kawasan Seminyak, saya langsung bernapas lega begitu tiba di HVL. Atmosfernya sejuk dan menenangkan.

Lobi utama yang terbuka menyambut dalam keteduhan pepohonan dan gemericik air mancur di kolam. Segulung handuk dingin dan segarnya welcome drink. Masih satu manajeman dengan hotel The ONE Legian, staf HVL pun mengadopsi salam sapa yang sama: “Morning spirit!

HVL-gate

My Room Sweet Room

Lebih dari sekadar kamar, saya menempati deluxe bungalow (downstair) seluas kurang lebih 65 meter persegi. Tampaknya ini kamar terluas yang pernah saya tempati, bisa guling-guling di kasur king size hingga ke lantai (err.. sounds wrong!). Terdapat pula work-desk with coffee & tea maker, pesawat telepon dengan IDD call, AC yang hening, lemari yang menyatu dengan dinding, flat TV 60 channel (meski saya hanya menyetel NatGeo People), dan DVD player (harapan saya semoga ke depannya diganti dengan media player).

Ruangan kamar didominasi warna krem dan unsur kayu, ditambah aksen jingga di ranjang (mengadopsi morning spirit). Jendela kaca di kepala ranjang menampilkan hijau taman yang menyegarkan di siang hari. Berhubung tinggal di kamar downstair, saya masih bisa mendengar langkah-langkah kaki naik turun tangga di kamar upstair. Sebenarnya tidak terlalu mengganggu sepanjang kau tahu memang ada tamu manusia di kamar atas. 😉

Kamar mandi tak kalah luas, dengan bathtub, rain shower, amenities lengkap, banyak cermin, dan yang penting semi outdoor. Bisa mandi berendam berlimpah busa sambil mendengar kicau burung dan desir dedaunan.

Usai mandi mari kerja (semoga tak ada surel revisi dari klien). Keberadaan power outlet di beberapa sudut cukup memudahkan. Koneksi free wifi di sini kencang, meski sempat beberapa kali harus refresh connection, namun setelah itu lancar jaya. Duduk-duduk di teras atau selonjoran kaki di daybed sungguh nikmat. Apalagi sambil mengudap komplimen kamar berupa satu pinggan buah-buahan lokal. Ada pisang, jeruk, salak, manggis, dan terong belanda. For me, this little thing is BIG, menunjukkan penghargaan HVL terhadap produk lokal.

Malas beranjak dari teras/kamar yang nyaman? Tenang, ada fasilitas room service. Asal jangan ketiduran saja sesudahnya. Apa kabar kerjaan? Hahaha!

HVL-deluxe-room HVL-deluxe-room-downstair

The Best of Hotel Villa Lumbung

Lumbung Restaurant & Mini Bar

Bangunan resto ini bernuansa serba kayu dengan ruangan terbuka. Menu makanan tradisional hingga internasional tersedia di resto yang dibawahi chef Raka ini. Healthy salad hingga tom yum soup. Ayam betutu hingga grilled tuna. Triple chocolate hingga Lumbung ice cream (es krim dengan meringue dan topping mangga & stroberi segar berlimpah). Tiap beberapa malam diadakan bbq night yang menyajikan pilihan daging merah hingga daging putih. Sayang sekali saya harus check out pada saat bbq night akan dilaksanakan. Hidup memang keras!

Demada Spa

Saya bukan orang yang gemar perawatan spa, tapi kalau terapi pijat sih gandrung sudah. Meski tak sembarangan terapis bisa menyentuh tubuh polos saya, tapi untuk masseuse di Demada Spa ini jadi pengecualian. Jari jemarinya powerful, dan lihai menemukan titik tubuh yang penat dan lelah. Lagi-lagi (seperti terakhir pijat di The ONE Legian) saya ketiduran di akhir terapi. Oya, Demada Spa juga menyediakan perawatan kecantikan seperti meni-pedi, hair wash & blow, dan sejenisnya.

Swimming pool & bar

Terletak tepat di tengah komplek HVL sehingga tak ubahnya pusat dunia, kolam renang ini terbagi atas 2 level dan dilengkapi dengan air terjun, gua, pulau tropis, jembatan, whirlpool, dan gazebo spa. Tamu juga bisa bersantai di pool bar sebelum menyelam ke kolam berkedalaman 2 meter. Anak-anak sendiri bisa leluasa bermain di kolam dangkal atau menghabiskan waktu di kids playground.

HVL-lumbung-restoHVL-demada-spa HVL-swimming-pool

What Makes HVL Suitable for Couples/Family

Nuansa Ubud di Seminyak

Ubud bagai rumah kedua saya di Bali. Namun keterbatasan waktu kali ini membuat saya melewatinya. Tak disangka saya malah menemukan nuansa Ubud yang teduh dan rindang di HVL, padahal lokasinya masih berada di kawasan Seminyak yang padat dan dekat pantai. Ada ketenangan di tengah keramaian.

Kamar/bungalow sesuai pilihan

Pasangan bisa memilih superior room atau deluxe bungalow (upstair/downstair). Keluarga bisa memilih deluxe family bungalow atau deluxe villa with 3 bedroom. Yang terakhir ini favorit saya, paling suka kamar di lantai paling atas karena nuansa homey yang nyaman (tinggal tambah perapian saja, hahaha!). Selain itu semua ruangan di bungalow bergaya tradisional dengan langit-langit bersilang kayu yang mengingatkan saya pada desain rumah hobbit.

Friendly & romantic atmosphere

HVL yang bernuansa hijau oleh aneka jenis tanaman menciptakan suasana teduh dan damai. Karamahtamahan staf hotel membuat tamu kerasan bagai di rumah sendiri. Dan yang utama suasana romantis membuat pasangan bulan madu gemar menghabiskan waktu di sini. HVL bahkan menyediakan paket pernikahan adat Bali/western bagi mereka yang ingin mengikat janji ataupun sekadar re-vowing janji suci.

HVL-nuansa-ubudHVL-deluxe-3-bedroom HVL-terrace

My Favorite Things (Only in HVL)

Taman botani

Itu istilah saya untuk menyebut koleksi tanaman di seputaran komplek HVL yang mencapai lebih dari 50 jenis. Lepas alas kaki, pijakkan telapak kaki dengan permukaan tanah berumput. Ikuti jalan setapak yang berliku di antara bungalow sambil melihat-lihat koleksi tanaman yang dilengkapi papan nama. Suasana sekitar yang teduh takkan bikin kepanasan. Jika beruntung, ibu Mangku akan lewat sambil membawa sesaji untuk sembahyang. Satu dua sapa akan membawa kita turut mensyukuri nikmat Tuhan.

Lumbi dan teman-temannya

Lumbi adalah seekor tekukur (Spilopelia chinensis) alias spotted dove yang tinggal di sekitar kerimbunan HVL. Sebenarnya ia tak bernama, namun saya panggil Lumbi (singkatan dari Lumbung). Sebagai seekor burung liar, Lumbi termasuk jinak karena selalu muncul di kala saya makan lalu ia mondar-mandir di lantai tanpa mengusik ke atas meja. Beberapa kali kami sisihkan makanan untuknya, tapi ia malah terbang pergi. Mungkin menunggu suasana sepi.

Donat kentang, lagi dan lagi!

Salahkan chef Raka yang punya resep donat kentang yang lembut dan empuk. Disajikan hangat ketika cuaca sedang berhujan, disesap bersama teh panas pekat. Nikmatnya keterlaluan! Psst, donat kentang ini tidak tercantum di menu karena hanya disajikan saat breakfast atau afternoon tea. Tapi kau bisa memesannya secara khusus dengan harga sekitar 50 ribu rupiah ++ per saji (berisi sekitar 6-7 potong).

HVL-pohon-kemboja HVL-tekukurHVL-donat-kentang
Jadi, bagaimana pengalaman staycation saya dengan Hotel Villa Lumbung?

Percayakah kamu jika selama 3 hari 2 malam menetap di HVL saya tak beranjak sama sekali dari lingkungan hotel. Padahal tahu sendiri kawasan Seminyak disesaki galeri, butik, kafe, resto, club, dan hiburan malam yang memikat. Tapi namanya juga staycation, saya lebih merasa nyaman menetap di dalam hotel saja karena semua kebutuhan sudah terpenuhi. Ibarat kata, seramai-ramainya atraksi dunia luar, Hotel Villa Lumbung adalah tempat kembali pulang, where a milion of smiles await you home.

 

Hotel Villa Lumbung

Jl. Raya Petitenget No. 1000X Seminyak – Bali
Phone +62 361 4730 204 | Fax +62 361 4731 106
sales@hotellumbung.com
www.hotellumbung.com

36 kamar Superior, 34 bungalow Deluxe
Rate antara USD 160-500 tergantung tipe kamar

 

Disgiovery yours!

 

Disclaimer
This post was made possible by Hotel Villa Lumbung which invited me to have the hotel experience in January 2016. However this review was written solely on my own opinion. My very best gratitude to mbak Irma, mbak Agung, chef Raka, and all the staff who made my day during the staycation. Morning spirit, all!

Hotel Villa Lumbung | A Great Retreat in Seminyak
Tagged on:

8 thoughts on “Hotel Villa Lumbung | A Great Retreat in Seminyak

  • February 9 at 04:41
    Permalink

    Kamu muter DVD player pasti nonton film xxx yaaa hehehe
    Villa lumbung ini aku suka kolam rennag nya gede banget

    Reply
  • April 11 at 13:07
    Permalink

    wah tempatnya adem banget mas, udah gitu romantis cocok buat berdua nih sama istri…
    doakan mas semoga suatu saat saya dengan istri bisa mampir kesana
    salam kenal

    Reply
    • April 11 at 22:08
      Permalink

      Salam kenal juga mas 🙂
      HVL ini memang teduh dan tenang, paling cocok buat pasangan. Aamin semoga terkabul keinginannya 🙂

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *