Hotel-On-The-Rock-Kupang

Disgiovery.com

KUPANG, begitu tahu saya ada kunjungan ke sana, beberapa orang teman langsung merekomendasikan Hotel On The Rock sebagai tempat menginap. Sunset-nya juara, demikian mereka bilang. Dan saya, hanya dengan mendengar nama hotelnya saja sudah membayangkan bangunan hotel yang keren di tepi pantai.

Bagai semesta berkonspirasi, saya pun terdampar di laman Agoda, tergerak hati olehnya, dan beruntung masih mendapatkan sea-view room di Hotel On The Rock untuk 2 malam.

Kupang, here I come!

 

My First Impression

Kurang setengah jam dari bandara El Tari, saya sudah melihat bangunan megah 3 lantai memanjang di sisi jalan Raya Timor.  Yes, it’s Hotel On The Rock, baby! Termasuk dalam jaringan hotel & resort Prasanthi, bangunan hotel bintang tiga ini sekilas mirip istana modern, dengan tinggi yang setara dengan pucuk pepohonan di sekitarnya. Saya antusias melihatnya.

view-from-the-street

Begitu tiba di lobi, seorang doorman berkulit gelap langsung menyambut saya dengan senyum terang (baca: giginya putih dan rapi).  Ia mengenakan syal tenun dan topi ti’i langga, salah satu ciri khas NTT. Walaupun mengusung konsep modern, namun Hotel On The Rock tampak tak meninggalkan budaya daerah setempat.

Hampir dipastikan, kesan pertama setiap tamu yang berkunjung ke hotel ini adalah pemandangan dari lobi kaca yang langsung tembus pandang ke arah kolam renang dan lautan.  Teluk Kupang tampak gemerlap di hadapan saya.

Proses check in tak memakan waktu lama. Selain key card, saya juga diberi dua password wifi untuk di kamar. “Dua?” tanya saya belum paham. Petugas resepsionis yang manis kinyis-kinyis itu langsung menjelaskan bahwa itu dua kata kunci untuk dua gawai sekaligus. Jadi masing-masing perangkat mendapatkan akses wifi sendiri, tak perlu berbagi jalur data. Cool!

lobi-hotel

 

The Room

Kamar saya terletak di lantai 2 dengan view laut, bisa dibilang salah satu yang terbaik dari keseluruhan 84 kamar yang ada di Hotel On The Rock.  Ranjang empuk. AC hening. TV kabel (meski salurannya terbatas dan belum HD). Koneksi wifi lancar jaya. Power outlet tersedia di beberapa titik termasuk di sisi ranjang.  Kamar mandi berkaca dan yang penting tidak sempit. Toiletries lengkap.

Fitur favorit saya di kamar tentu saja jendela yang menghadap laut. Rasanya seperti mimpi punya unit apartemen sendiri di tepi pantai.  Saya bahkan tidur tanpa menutup tirai jendela. Kelap-kelip lampu perahu nelayan bagai kunang-kunang di teluk Kupang yang melelapkan saya dalam buaian.

superior-room

sea-view-room

 

The Dining

Selama bulan puasa, Hotel On The Rock menyediakan early breakfast bagi mereka yang hendak santap sahur di Pala Restaurant, buka sejak pukul 3 dini hari. Pilihan menu tentu saja beragam.

Sebagai penganut food combining pemula tentu saya mengincar buah-buahan terlebih dahulu sebagai pembuka (bahkan idealnya hanya konsumsi buah saja untuk sahur). Eh, tapi kok bubur ayam tampak menggoda. Lho, kenapa nasi goreng ikut memanggil? Sekalian deh sosis sama potato wedges. Jangan lupa vegetable stew. Saya
memang lemah sama makanan.

pala-restaurant

Pala Restaurant sendiri punya pemandangan langsung ke laut lepas. Semasa sahur kau masih bisa menyaksikan perahu-perahu nelayan di lautan dengan lampunya yang benderang.  Tapi paling cocok memang duduk-duduk santai jelang matahari terbenam sambil order minuman di Pala Coffe Shop atau Onyx Bar bagi yang tak berpuasa.  Best-lah!

Saya juga sempat mencoba jasa room service 24 jam dan memesan makan malam.  Jujur, saya selalu sangsi pada menu room service di hotel bintang tiga. Melihat harga yang tertera di buku menu, pastilah porsinya sedikit saja (dengan rasa yang so-so).  Tapi ternyata pesanan saya hadir dalam porsi besar! Dan yang utama, antara harga dengan rasa (dan porsi sajian), it’s really well worth it!

kuah-asam-pedas

Kuah asam pedas

Merupakan sop ikan woku khas Kupang, rasa kuahnya gurih masam dgn aksen kemangi yg kuat.  Saya sanggup menghabiskan kuahnya saja panas-panas! Daging ikannya segar dan manis. Hidangan pembuka bagi saya ini sudah bikin bahagia.

Nasi goreng se’i

Se’i adalah daging asap khas Kupang yang diiris memanjang (lazimnya daging sapi, namun ada pula se’i ikan atau babi, just make sure before you make an order). Maka jadilah sajian nasi goreng dengan aroma daging asap yang menambah selera.  Potongan daging se’i-nya royal, bercampur irisan cabai merah & bawang bombay. Gurih dan lezat tiada tara.  Bulir nasinya sendiri agak keras (saya tak tahu apakah ini memang penyajian khas Kupang karena saya merasakan bulir nasi serupa di Pasar Malam Kampung Solor).

Tumis bunga pepaya

Semasa kecil ibu saya kerap memasak tumis bunga duren, tapi seperti apakah rasanya tumis bunga pepaya? Ternyata teksturnya hampir mirip, lunak sedikit kenyal. Tumis bunga pepaya yang saya pesan ini rasanya cenderung asin, dengan after taste sedikit pahit (which I like!).

Ice lychee tea

Dalam bayangan saya adalah es teh rasa leci dalam gelas kecil. Tapi ternyata ini adalah es teh rasa leci dalam gelas besar dengan buah leci sungguhan! Sedap segar!  Kekurangan hanya satu, es batunya cuma dikasih 2 bongkah kecil. Untung AC di kamar saya bersuhu minimal, jadi teh leci ini tetap terasa dingin.

nasi-goreng-sei

 

Places of Interest

Walau terletak di tepi pantai Pasir Panjang, namun Hotel On The Rock tidak menutup akses ke pantai bagi masyarakat umum. Terdapat ruas jalan pembatas antara wilayah hotel dengan ruang publik sehingga masing-masing punya bidang pandang ke pantai tanpa merasa dibatasi.

Pantai Subasuka, salah satu spot terbaik untuk menikmati sunset, juga terletak tak jauh dari hotel. Pusat kota hanya berjarak 10 menit perjalanan. Atau ingin menyeberang ke pulau Kera atau Semau misalnya? Gunakan fasilitas boat yang dimiliki pihak hotel (paket tour untuk 6-10 orang termasuk makan siang).

Atau ingin melihat itinerary saya selama berada di Kupang? Klik di sini!

hotel-prop

 

Best Things To Do at Hotel On The Rock

Book your sea-view room, pemandangannya yahud!
Sunset view di tepi kolam renang atau restoran (or even in your own room)
– Menyegarkan tubuh di kolam renang yang dilengkapi pula dengan pool bar
– Pantai Pasir Panjang hanya berbatas pagar, melangkahlah ke sini untuk menikmati suasana pantai dan berbaur dengan masyarakat lokal
Leyeh-leyeh atau sambil kerja di kamar juga tak masalah, ada koneksi wifi yang dapat diandalkan
Must try: kuah asam pedas dan ice lychee tea (order es batu yang banyak!)
Want to do some charity? Hotel On The Rock punya agenda bulanan yaitu memberi makan 5.000 anak yatim/orang miskin. Be good, buddy!

swimming-pool

sunset-by-the-pool

Jadi, apakah Hotel On The Rock memang layak direkomendasikan? Tentu saja!

 

Disgiovery yours!

 

Hotel On The Rock
Jl. Raya Timor No.2, Kelapa Lima, Kupang
NTT 85228, Indonesia
P: +62 380 858 6100
F: +62 380 858 6111
E: reservation@ontherockhotel.com
W: www.ontherockhotel.com

 

Hotel On The Rock | The Good, The Dream, The Sunset
Tagged on:             

20 thoughts on “Hotel On The Rock | The Good, The Dream, The Sunset

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *