HDL 293 Cilaki

Disgiovery.com
MENYANTAP hidangan laut di kota kuliner Bandung (yang letaknya jauh dari laut) semestinya menjadi pengalaman menyenangkan. Masalahnya saya sedang meradang akibat sariawan. Tapi saya lapar, dan saya doyan hidangan laut. Maka atas rekomendasi teman, rumah makan seafood HDL 293 di jalan Cilaki pun menjadi tujuan.

Kedatangan kami disambut gerimis. Meja-meja di teras sudah penuh, maka duduklah kami di dalam bangunan yang bentuknya mengingatkan pada rumah gaya 70an. Nuansa warna krem dan coklat berpadu dengan jendela berteralis hijau serta meja kursi serba kayu. Pelayan tampak hilir mudik dalam seragam hijau tua yang berbordir tulisan HDL 293 Cilaki.

HDL 293 (1) HDL 293 (2)

Nama HDL 293 sendiri tidak begitu lazim menurut saya, malah mirip nama perusahaan ekspedisi DHL. Jika DHL pada awalnya berupa singkatan nama dari Dalsey, Hillblom, dan Lynn, maka HDL kemungkinan besar adalah juga singkatan nama pemiliknya. Tapi setelah saya googling ternyata HDL adalah kependekan dari Hidangan Laut, sedangkan 293 adalah nomor rumah sang pemilik. Baiklah, tak ada tanya lagi.

Pengunjung HDL 293 bisa datang ke bagian belakang resto dan memilih sendiri aneka hewan laut segar yang hendak diolah. Ada ikan, kerang, udang, kepiting, dll. Tapi saya sedang malas beranjak, jadi memercayakan saja semuanya pada orang dapur.

Pesanan pun datang. Kangkung hot plot (betul tertera hot plot di menunya, bukan hot plate, entah kesengajaan atau tidak) yang masih mengepulkan asap tebal di atas pinggan panas. Suaranya berdesis-desis, kuah panas bergelembung, bermuncratan di sekeliling pinggan.

Tapi sungguh sayang, sariawan saya jadi kendala. Kangkung ini terlalu pedas menggigit luka di bibir. Saya cuma sanggup menyantap nasi putih dan sedikit cumi saus lada hitam. Cuminya enak dan empuk, tapi bahkan bumbunya yang pedas pun tak sanggup saya nikmati.

HDL 293 (4) kepiting asap

HDL 293 (5) seafood

Kepiting asap saus padang datang dalam bungkusan daun pisang (tak ubahnya pepes kepiting). Begitu daun pisang dibuka, waaaaaah aroma bumbu rempah langsung semerbak. Mereka sungguh berani dan royal dalam memberi bumbu. Daging kepitingnya mudah dilepas dari kulit dan cangkangnya. Tapi di sisi lain, saya malah tak menghirup aroma ataupun cita rasa kepiting itu sendiri. Dikalahkan oleh bumbu. Too bad.

Tapi yang utama adalah, semua hidangan tersaji dalam porsi JUMBO. Saya masih berkenan untuk datang kesini lagi lain kali (dan mungkin mencoba ikan etong, ikan manyung, atau kepiting rebus tanpa bumbu). Dan tanpa sariawan.

Kesimpulan akhir: pengidap sariawan dimohon pesan menu yang tak pedas, namun bagi penyuka pedas silakan uji nyali dan berpesta pora di HDL 293!

HDL 293 (3) menu

HDL 293 Cilaki

Jl. Cilaki No. 36 & 67, Bandung

 

HDL 293 Cilaki | Dilema Seafood & Sariawan
Tagged on:     

4 thoughts on “HDL 293 Cilaki | Dilema Seafood & Sariawan

    • May 28 at 12:17
      Permalink

      Definitely! 🙂
      Sebenarnya saya penggemar pedas, cuma sejak kena gejala tifus jadi musti diturunin kadar pedasnya, paling karet satu lah *emang beli gado-gado?*

      Tapi paling menyiksa memang kalau lagi sariawan, neraka dunia! 😀

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *