bapak tua dunia sendiri

“Saya tak suka jika foto-foto human interest atau realita sosial di Indonesia seperti ini kemudian dikirim ke forum-forum internasional, dan kemudian negara kita jadi terkenal akan kekumuhannya,” ujar teman saya.

Saya tengah mengarahkan kamera ponsel ke sosok bapak tua di depan kami.  Bagi saya pemandangan di balik kaca mobil ini demikian eksotis untuk dilewatkan.  “Saya sih lebih menganggapnya seni ketimbang kompetisi.”

Klik!

[ Bogor, sore habis hujan ]

Dunia Sendiri Si Bapak Tua
Tagged on:

39 thoughts on “Dunia Sendiri Si Bapak Tua

  • October 12 at 15:36
    Permalink

    Aldi, MEMANG!

    aku juga menganggapnya seni, gada pikiran lain… bagus Di potonya, seperti biasa

    Reply
    • October 12 at 18:09
      Permalink

      betul mbak, titik air hujannya bikin aksen tersendiri 🙂

      Reply
      • October 15 at 08:16
        Permalink

        tadinya aku pikir pake apaan
        pas baca keterangan klo moto dari balik jendela mobil baru ngeh klo itu titik2 air hujan
        keren deh jadinya
        alami

        Reply
  • October 12 at 16:23
    Permalink

    kalau aku memandang ini sebuah realitas yg tak bisa dipungkiri….aku juga suka memoto gambar2 yg seperti ini, seperti sebuah gambar yg bercerita sendiri tanpa mesti kita jelaskan. nice PIC!!

    Reply
    • October 12 at 18:14
      Permalink

      that’s the point, a picture is worth a thousand words
      trims, mbak! 🙂

      Reply
  • October 14 at 10:43
    Permalink

    GILAAAAA gw sangka itu filter editan taunya asli!!
    4 thumbs buat lo mas sama jempol kaki gw.. nih cium *nyodorin ke idung*

    Reply
    • October 15 at 12:16
      Permalink

      hahaha makasih lho Bim

      *langsung babat jempol kaki Bimo trus dibikin pepes*

      Reply
      • October 15 at 22:17
        Permalink

        astaga.. pemakan jempol kaki dia.. jempol kaki gw bekas terasi lho mas 😐

        Reply
  • October 14 at 20:27
    Permalink

    Fotografer handal apapun alatnya tetap keren jeptretannya

    Reply
  • October 15 at 08:42
    Permalink

    selalu menarik fotomu di… kerennnnn…….
    human interestnya brasa bangetttttt

    Reply
  • January 9 at 15:31
    Permalink

    Mas Aldi ajarin motret dong!! Kool bgt deh potonya. Juwara! 😀 hehehehe..

    Reply
  • March 18 at 11:21
    Permalink

    Kak, kamu kerennya mana tahan… ^^

    Reply
  • March 30 at 12:36
    Permalink

    sebetulnya saya punya perasaan yang mirip dengan temen kamu yg berujar itu, tp saya blom sampe ke *merasa tidak suka* , bahkan blom punya prinsip tentang itu karena disisi lain memang banyak foto2 human interest yang sangat artistik. nah kalau ttg foto di atas sih menurut saya.. menurut saya lhooo.. biasa2 aja, mungkin karena dijempretnya cuma sambil lalu, dan momennya ga terlalu termanfaatkan. yah kan menurut sayaaaahhh :))

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *