Deep Sea Challenger (1)

Manusia sudah berkali-kali mendaki puncak tertinggi, tapi bagaimana halnya  dengan palung terdalam. Pernahkah terpikir bahwa manusia dengan teknologinya sanggup menembus kedalaman ribuan meter di bawah sana?

Ketika menyaksikan film Life Of Pi dan melihat kapal Tsimtsum karam di tengah ganasnya samudera Pasifik, saya sempat terhenyak. Kapal itu tenggelam tepat di atas wilayah Mariana Trench, dimana terdapat palung terdalam di dunia.

Saya jadi teringat pada ekspedisi seorang pionir pemberani yang pada 26 Maret 2012 lalu, dengan mengendarai sebuah kapal selam mini, berhasil menyelami palung samudera berkedalaman sekitar 11.000 meter. Titik terdalam ini dinamakan Challenger Deep, dan terletak di Mariana Trench. Dan ia menjadi manusia pertama yang berhasil menembus kedalaman tsb seorang diri (sebenarnya pada tahun 1960 pernah ada ekspedisi serupa namun dilaksanakan oleh dua orang awak dalam satu kapal selam).

Padahal ekspedisi ini nyaris terancam gagal karena amukan badai. Menunda penyelaman berarti menambah beban biaya yang tak sedikit. Pada saat itu ia cuma punya dua pilihan:

meneruskan misi penyelaman meski beresiko

atau

kembali ke daratan dan menghadiri premiere film

Akhirnya ia pilih menuntaskan misi yang sudah dirintisnya selama 7 tahun masa persiapan. “If one person goes and bring back the stories, then everybody goes, in spirit!” Demikian beliau bersabda.

Jadi, menyelamlah ia bersama Deep Sea Challenger, sebuah kapal selam mini yang berbentuk kapsul dan bergerak vertikal.

Gambaran perjalanannya kira-kira seperti berikut:

| 0 m — permukaan laut

|

|

|

| 1.000 m — batas sinar matahari

|

|

| 1.800 m — kedalaman yang sama dengan titik terendah Grand Canyon

| 2.000 m

|

| 2.500 m — batas kedalaman seekor paus menyelam

A giant sperm whale travels the depths of the sea.

|

| 3.000 m

|

|

| 3.800 m — kedalaman yang sama dengan tempat peristirahatan Titanic

Titanic wreck

| 4.000 m

|

|

|

| 5.000 m

|

|

|

| 6.000 m

|

|

|

| 7.000 m

|

|

| 7.700 m — snailfish adalah sejenis ikan laut dalam yang pernah terekam video

snailfish

| 8.000 m

|

|

| 8.850 m — puncak gunung Everest, jika dibalik

| 9.000 m

|

|

|

| 10.000 m

|

|

|

| 11.000 m — touch down!

Challenger Deep

Seperti apa rasanya berada di kedalaman terdalam? Gelap total sudah pasti, dinginnya pun mendekati titik beku. Namun yang pasti mematikan adalah tekanan bawah laut yang mencapai 1.100 atmosfer atau sekitar 8 ton per inci persegi (bayangkan dirimu digencet beban 8 ton bertubi-tubi di setiap inci tubuhmu).

Pengaruh tekanan inilah mungkin yang menyebabkan dasar palung tidak solid seperti karang namun lebih menyerupai ‘agar-agar’. “I landed on my soft gelatinous flat plain.”

Di luar dugaan, batas dunia bawah ini berwarna pucat, seperti permukaan bulan, dan siapa sangka di dunia terasing ini pun masih ada substansi kehidupan yang terlihat yaitu sejenis amphipod (makhluk mungil seperti udang). Sungguh mengagumkan betapa amphipod itu mampu beradaptasi dalam lingkungan seekstrim ini. Tuhan Maha Besar.

Perasaan sang pionir sendiri dituturkannya seperti ini, “My feeling was one of complete isolation from all of humanity. It’s really the sense of isolation, more than anything, realising how tiny you are down in this big vast black unknown and unexplored place.”

Beberapa masalah teknis menyebabkan Deep Sea Challenger tak bisa berlama-lama menjalankan misi sesuai rencana (bayangkan, kapal selam berbobot 12 ton itu mengerut 3 inci panjangnya akibat tekanan bawah laut). Namun rekaman video sudah menunjukkan bukti sahih bahwa sang pionir pernah menempuh perjalanan menuju palung terdalam seorang diri.

Sepertinya tak percuma ia mangkir dari premiere film terbarunya saat itu, Titanic 3D. Apalagi ekspedisi ini pun diharapkan banyak menambah inspirasi bagi pembuatan filmnya yang lain, yaitu sequel Avatar. Congratulation to you, Mr. James Cameron!

James Cameron (2)

picture credits: National Geographic, Dailymail UK, and other resources

video link: Youtube

Challenger Deep | Menyelam Ke Laut Terdalam
Tagged on:

52 thoughts on “Challenger Deep | Menyelam Ke Laut Terdalam

  • January 9 at 11:17
    Permalink

    Hmm, gak bisa free diving ya di kedalaman segitu?? *kemudian ditiban Ka Bart*

    Reply
  • January 9 at 13:31
    Permalink

    dan … Aldi berhasil menuturkan perjalanan bawah laut James Cameron sperti layaknya sebuah film…
    Keren!

    Reply
    • January 10 at 01:12
      Permalink

      suwun Jo.. dan semoga tulisan ini dilirik Mr. Cameron himself 😉 #iyainaja

      Reply
    • January 10 at 01:24
      Permalink

      disponsori Rolex lho mbak, mustinya Tolak Angin ikutan nih..

      Reply
  • January 9 at 21:19
    Permalink

    Yup, selama ini titik terendah di bumi memang masih belum banyak terekspos.

    Reply
      • January 10 at 21:38
        Permalink

        Pengeeeen, tapi aku mau belajar nyelem aja takut. Payah yak.

        Reply
      • January 10 at 21:38
        Permalink

        Pengeeeen, tapi aku mau belajar nyelem aja takut. Payah yak.

        Reply
  • January 13 at 21:22
    Permalink

    “My feeling was one of complete isolation from all of humanity. It’s really the sense of isolation, more than anything, realising how tiny you are down in this big vast black unknown and unexplored place.” >> well said!

    Reply
    • January 14 at 00:05
      Permalink

      Hello Mar, long time no see you online 🙂 welcome back!

      Reply
  • January 15 at 11:06
    Permalink

    ngeri tapi seru. btw, gw kayanya belum lama ini liat videonya di youtube nih ttg om james (kesannya om james situmorang ye?) lagi nyilem itu. hehehe… emang manteb si om… 😀

    Reply
    • January 15 at 19:16
      Permalink

      gw juga nulis ini gara2 liat video si om di Youtube 🙂 hebat ya dia salut deh! *puk puk bangga si om*

      Reply
  • January 15 at 19:59
    Permalink

    Sutradara seperti James Cameroon ini bisa dibilang sbg aset untuk negaranya. Aktivitasnya berbuah ilmu.

    Tulisannya keren banget, mas Aldi, bisa dikirim ke Cinemagz tuh. Terimakasih, saya memetik ilmu juga di sini.

    Reply
  • January 25 at 14:44
    Permalink

    Huaaaah i have been wanting to google up stories from his mission to the bottom of the sea, but haven’t been able to – thanks for sharing di!

    Reply
    • February 5 at 01:06
      Permalink

      ..dan masih banyak sisi lain bumi yg belum dieksplor 🙂

      Reply
  • April 2 at 16:12
    Permalink

    cool! aku pengen juga…yaah…menyelam yang cetek dulu aja 😀
    Kira2 nanti di masa depan, teknologi bisa mengatasi masalah pengerutan karena tekanan ini gak ya?

    Reply
  • September 17 at 18:42
    Permalink

    Aku baca juga kisah Cameron di majalah Natgeo Indonesia. Bikin deg-degan ini ekspedisinya

    Reply
    • September 17 at 20:03
      Permalink

      haha aku malah blm baca yg di NatGeo.. tapi terus terang yang bikin kisah ini menarik adalah.. sosok James Cameron itu sendiri.. salut!

      Reply
      • September 17 at 20:15
        Permalink

        Iya dong. Dulu aku kira dia hanya seorang filmmaker. Ternyata scientiest juga dia! Hasil ekspedisinya selalu dijadikan ide untuk film-film dia. Jadi ingat pas 100 tahun tenggelamnya Titanic tahun lalu di Natgeo TV ada acara bagaimana Cameron riset dan mengunjungi reruntuhan sebelum membuat film. “This ship. Romeo and Juliet”, katanya. Ide simpel yang mengubah dunia perfilman dunia.

        Reply
        • September 17 at 22:00
          Permalink

          jempol!!! konon kunjungan ke Challenger Deep ini telah menginspirasi dia buat sequel Avatar.. we’ll see.. ^^

          Reply
  • September 18 at 10:29
    Permalink

    Mampus yekan. Free dive 5-6 meter aja kuping udah sakit berat kayak ditusuk batang besi. Ini apa kabar laut terdalam ya?

    Sebagai pendaki, daku merasa gagal…. #lah

    Reply
    • September 18 at 15:44
      Permalink

      haha wajarlah dirimu kan pendaki bukan penurun #apasih

      Reply
    • September 24 at 10:20
      Permalink

      trims mbak, ini James Cameron & crew yang hebat 😉

      Reply
  • January 7 at 12:04
    Permalink

    Membaca postingan ini berasa nonton film dokumenter, seru & mendebarkan 😀
    Keren euy cara berceritanya

    Reply
  • July 1 at 08:09
    Permalink

    Aku dah nonton Natgeo-Titanic, the last word with James Cameron. Penyelaman terakhir doi ke ground zero nya titanic tahun 2013 yg lalu. dari data2 yg didapat hasil penyelaman itu doi merevisi animasi proses tenggelamnya titanic, ternyata gak sampai berdiri tegak seperti di filmnya.
    Si James ini bukan hanya film maker tapi juga bisa dikategorikan ilmuwan. kecintaannya pada dunia kelautan dikombinasikan sama keahliannya di dunia sinematografi telah mengantarkannya seperti ini. salut ma dedikasinya yang tinggi

    Reply
    • July 3 at 07:16
      Permalink

      Betul, dan gak nyangka aja sutradara kawakan ini ternyata berprofesi ilmuwan. Gak heran film2nya juga punya imajinasi tinggi 🙂

      Reply
  • January 3 at 09:46
    Permalink

    Wuih keren banget ya. Inspiratif, jalan dan ide sungguh cemerlang. Jalan jalan gak harus di darat ya, menyelam juga masuk jalan jalan. Hebat lah , amazing pasti bisa sampe kedalaman segitu. Jadi pengin nyoba #kapanya?

    Reply
    • January 3 at 11:37
      Permalink

      Kalau untuk menyelam sedalam itu baru bisa untuk penyelidikan, tapi setidaknya kamu bisa lah ikut diving 10 meteran di dalam laut 🙂

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *