TAMAN JAKARTA

Liburan lalu saya bertamasya keliling kota, naik delman istimewa. Hehe, anyway, akhir pekan beberapa waktu lalu saya habiskan di alam terbuka, di samping pak kusir yang sedang bekerja ;p

Iya-iya, sudah cukup bercandanya, intinya waktu itu saya sedang ingin menikmati kehijauan rumput, gemercik air, kicau burung, dan pokoknya elemental alami lainnya. Tantangannya adalah, saat itu saya cuma berada di dalam kota Jakarta. Adakah tempat yang dimaksud?
taman Jakarta

1st destination: Taman Lembang
Terletak di kawasan Menteng, di tengah2 kompleks perumahan, taman ini mempunyai kolam air mancur di tengah-tengahnya. Rerumputan terpangkas rapi, tempat duduknya dari beton yang dicat warna-warni mengelilingi kolam, dan ada banyak tukang jajanan (sayangnya tidak diimbangi dengan cukupnya keberadaan tempat sampah). Air mancurnya besar, gemercik airnya menggema seantero taman. Sayang air kolamnya berwarna keruh kecoklatan.
Oya, di sudut taman pun terdapat beberapa ekor monyet yang dipelihara di sana, cukup menghibur sebagai atraksi tontonan.
Tipikal pengunjung beragam: keluarga, kakek-nenek, anak-anak, pasangan sah dan tak sah, dll. Atmosfernya lumayan tenang, cocok buat relaksasi, melamun cari inspirasi, ataupun sekedar ngintip orang pacaran ;p

2nd destination: Taman Kodok
Ehm… sebenarnya gak mampir kesini, tapi sempet ngelewatin plang namanya dua kali. Secara kami dikejar waktu, jadi di-skip dulu. Next time deh.
Dalam bayangan saya, Taman Kodok berupa hamparan rumput dengan danau mungil di tengahnya, dan banyak kodoknya. Jadi pengunjung bisa rebahan di rerumputan sambil mendengarkan bunyi2an kodok, serasa di desa gitu. Pastinya ada banyak patung kodok juga di sana. Benar begitu gak?

3rd destination: Taman Menteng
Hooray, sebuah konsep taman modern di pusat kota, masih di kawasan Menteng. Taman ini punya gedung parkir sendiri, jalan2 setapak yang rapi dan bersih, dihiasi gedung2 kaca berbentuk prisma yang saat itu masih kosong (saya malah berharap gedung2 kaca itu digunakan sebagai science center saja).
Sayang, kurang banyak tetumbuhan rimbun disini dibandingkan arena bermainnya (atau mungkin belum ya?).
Di sisi lain, tidak ada tukang jajanan berkeliaran. Mungkin itu sebabnya tempat sampah pun langka di sini?
Tapi kalau mau cari ketenangan sebaiknya jangan disini, karena tipikal pengunjung didominasi pemuda-pemudi yang ramai bermain futsal, voli, skateboard, dll. Tampaknya taman ini lebih cocok buat mengasah sportivitas, sekaligus ajang gaul kawula muda ;p

4th destination: Taman Lawang
Gara2 jadi tempat mangkal waria setiap akhir pekan, akhirnya wilayah ini jadi berkonotasi mesum deh. Seriously, mari kita lihat dari perspektif taman itu sendiri. Lake. Checked. Trees. Checked. Scenery. Checked. Tinggal pedestrian ditata ulang, rerumputan ditata rapi ditambah bebungaan, penerangan jalan maksimal, kasih tempat sampah yang banyak.
Jadilah taman yang paling indah, hanya Taman Lawang.
Err… tapi secara waria masih setia mangkal di sana, sepertinya lupakan dulu konsep taman indah itu. Cabuuut!

Ok, sejauh ini ketahuan banget kalo orang2 kota, khususnya Jakarta tuh butuh banget sama yang namanya taman. Tempat dimana kita bisa bersosialisasi ataupun menyepi, meresapi secuil alam bebas dimana masih ada air, tanah, tumbuhan, satwa, udara terbuka, langit biru, dan pastinya gratis. Secara konsep back to nature itu sendiri emang sudah naluri alamiah manusia.

Hikmahnya saya jadi semakin merindukan nuansa alamiah itu sendiri, tempat dimana kita bisa menjadi diri sendiri, kebebasan berekspresi, menyatu dengan suasana sekitar.
Dan kerinduan itulah yang membawa kami pada tujuan terakhir kali ini:

…..

….



..

.


5th destination: Karaoke, anyone?




Berteman Taman Jakarta
Tagged on:

57 thoughts on “Berteman Taman Jakarta

  • July 4 at 00:00
    Permalink

    di wahid hasyim ada Taman Sari tp gw luluran, qeqeqeq….gw di sebrang sarinah lho :))

    Reply
  • July 4 at 00:00
    Permalink

    haduughhhhh kirain taman bintaro…

    Reply
  • July 4 at 00:00
    Permalink

    eh, karaokean…..menarik….senang nya dari taman ke tamankapan lagi?

    Reply
  • July 4 at 00:00
    Permalink

    ko ga ngajak-ngajak?btw taman kodok tuh lokasinya di belakang taman menteng kayaknya… biasa aza…kenapa juga ga sekalian ke taman suropati secara banyak burung dara dan dara jelita

    Reply
  • July 4 at 00:00
    Permalink

    taman karaoke? ada gitu? atau karaoke-an di taman(HAHHH…).. ehm ngajak karaoke, suaranya bagus yah mas?

    Reply
  • July 4 at 00:00
    Permalink

    dari TAMAN LAWANG –> KARAOKE………….wakakakakakaka*mesum*

    Reply
  • July 4 at 00:00
    Permalink

    justshootg said: atau karaoke-an di taman(HAHHH…)..

    die karaoke-an di taman lawang……….!!!!!ha ha ha ha*ketauan deh*

    Reply
  • July 4 at 00:00
    Permalink

    @ pinkqsecepatnyahhhhh…@ ginaemang ada? bole juga disatronin kapan2@ elishuhuhu itu mah salon ya jeng… hehehe iya nanti kalo ke sarinah kita call2an yaks…@ ezrasusun agenda dulu, ada taman apa lagi di jakarta?@ icaltaman suropati waktu itu banyak tentaranya, males ajah ngebayangin kita piknik, gelar tikar, buka rantang termos, cuma buat ditontonin pasukan sekompi

    Reply
  • July 4 at 00:00
    Permalink

    ampun deh imajinasi kalian semakin liarrrrr

    Reply
  • July 4 at 00:00
    Permalink

    @ gil & chevdi bandung ada taman apa ajah? mau kunjungan ke sana juga ah kapan2…

    Reply
  • July 4 at 00:00
    Permalink

    @ nukypulang kondangan indah aja kita kawoke, seru kan nyanyi2 masih pada pake batik/kebaya

    Reply
  • July 4 at 00:00
    Permalink

    duabadai said: @ gil & chevdi bandung ada taman apa ajah? mau kunjungan ke sana juga ah kapan2…

    di bandung ada :- taman lalu lintas –> belajar nyebrang jalan ama anak teka………..- taman tegallega –> lbh asoyy klow malem hari……xixixixixi- taman ganesha –> banyak burung (hahh???)……….taman apa lagi yah?………….*mikir*

    Reply
  • July 4 at 00:00
    Permalink

    *mencari taman idola, idaman wanita*

    Reply
  • July 4 at 00:00
    Permalink

    ga ngajak deeeeeeee..kan mau ke menteng sama lembang.huuh

    Reply
  • July 4 at 00:00
    Permalink

    tukeran persusuanhwakakakaka*masi ketawa karena postingan di sebelah

    Reply
  • July 4 at 00:00
    Permalink

    taman ria senayan, tapi malesnya mesti bayartaman mini, bayar juga, tapi di dalamnya banyak tamanmall taman anggrek :p

    Reply
  • July 4 at 00:00
    Permalink

    taman ria senayan, tapi malesnya mesti bayartaman mini, bayar juga, tapi di dalamnya banyak tamanmall taman anggrek :p

    Reply
  • July 4 at 00:00
    Permalink

    hmm hmmm… input dari sodara chev sepertinya ga jauh dari permesuman, kkkkkk;p

    Reply
  • July 4 at 00:00
    Permalink

    astaga!!!emg wajah gw ‘wajah mesum’ ???ekekekekekeitu taman ilmu pengetahuannnn,,,,,,,,,,,,,,,

    Reply
  • July 4 at 00:00
    Permalink

    @ noelsodara2mu ada di taman lembang tuh, diikat di pohon, kaciaaan…@ arienmobilnya gag cukup rien, eh maksudnya, delmannya gag cukup, udah over capacity, kkkkk@ umargw pilih taman anggrek aja kalo gitu, lebih ademmmm ;p

    Reply
  • July 4 at 00:00
    Permalink

    @ icalhayo kita bikin pertanyaan dilematis buat wanita:pilih anakmu atau suamimu yang betukar persusuan???*malah jadi oot di blog sendiri*

    Reply
  • July 4 at 00:00
    Permalink

    itu bukan dilematis tapi mupeng susuwakakakakaka

    Reply
  • July 4 at 00:00
    Permalink

    taman tapi mesra..*halaah..

    Reply
  • July 4 at 00:00
    Permalink

    minta ikon2 monyetnya dunks, kirim ke email gw yaks…*ngarep*

    Reply
  • July 4 at 00:00
    Permalink

    ko ga nyoba ke taman suropati…?enak klo pagi kesana, banyak orang olahraga…ada aer mancur beneran, ada kodok, pohon nan rindang, bisa kasih makan burung2 (kyk diluar negri)…cuma kalo siangan dikit ato malam berubah fungsi :(btw, taman kodok gelap banget skrg… jd tempat mesum… huh… mental orang indonesia kaga bisa liat taman nganggur, hahahahahha…. *sok bukan orang indonesia*

    Reply
  • July 4 at 00:00
    Permalink

    hwaaaaaa kacian amat burung2nya bisa dimakan????….

    Reply
  • July 4 at 00:00
    Permalink

    hehehe, btw taman kodok seperti apa sih deskripsinya?

    Reply
  • July 4 at 00:00
    Permalink

    saya orang bandung tapi di surabayanya.. taman di surabaya yang tau cuman taman Bungkul karena abis direnovasi ma pemkot (itu juga cuman baca dikoran belom pernah ke sananya hehe).. tapi kalo tempat karaoke lumayan tau..kekekekkkupload donk suara andanya lagi karaoke..jadi penasaran bagus gak sih??? hehehehe

    Reply
  • July 4 at 00:00
    Permalink

    taman suropati kalo malem berubah jadi apa?*pertanyaan innocent*

    Reply
  • July 4 at 00:00
    Permalink

    aldiii kemana aja deh tapi tungguin gw jam 1.30

    Reply
  • July 4 at 00:00
    Permalink

    duabadai said: minta ikon2 monyetnya dunks, kirim ke email gw yaks…*ngarep*

    hueee… ini onyet only!

    Reply
  • July 4 at 00:00
    Permalink

    nyebelin…*ngasih mhinoel pisang beracun*

    Reply
  • July 4 at 00:00
    Permalink

    pulaaaaaaaang pulaaaaaaaaangbentar lagi ada razia joki 3 in 1 diiiiilo mending pulang deeeeee… ga puwas2 apa lu dari pagi

    Reply
  • July 4 at 00:00
    Permalink

    Hehehe ikutan monyet-monyetan ahh

    Reply
  • July 4 at 00:00
    Permalink

    taman tapi mesra aja gmn? 😛

    Reply
  • July 4 at 00:00
    Permalink

    duabadai said: btw taman kodok seperti apa sih deskripsinya?

    sebenernya gue ga tau definisi taman kodok pada awalnya…. (baca: knapa tercetus istilah taman kodok),yang jelas sepertinya sudah tidak ada kodok disana… taman yang sangat gloomy, sepi, tertutup, tidak indah, tidak segar, tidak hijau.. Seinget gue, malah waktu gue SD, ada isu kalau disitu banyak tukang palak, suka malakin anak2 kecil pulang sekolah…. huhuhu… menyedihkan…

    Reply
  • July 4 at 00:00
    Permalink

    duabadai said: taman suropati kalo malem berubah jadi apa?

    hmmm…mari kita kesana,,akan kubuktikan.. halah.sebenernya, karena ada larangan dari para warga setempat kepada para abege utk tidak nongkrong di sekitar taman situ lembang, jadi komunitas lembang “dipindahkan” ke taman suropati,, jadi… ya bisa ditebak suasana malam,, ada tukang jual makanan, ada pasangan mesum, ada mobil gaul (masi jaman gitu ya?), ada orang maen sepak bola (yang bolanya merusak bunga2), dll…. gituuuuuuuuu…

    Reply
  • July 4 at 00:00
    Permalink

    mana poto-poto tamannyaaaaaaaaaaaa……jingkrak-jingkrak narsis….

    Reply
  • July 4 at 00:00
    Permalink

    lho mana reply gw taadi….

    Reply
  • July 4 at 00:00
    Permalink

    nggak usah posting deh kalau g gak diajakkkkkkaku nggak suka sama kamuuuuuuaku sebelkenapa kenapa kenapakamu pilih kasihhatiku hancuryou torn me apart…

    Reply
  • July 5 at 00:00
    Permalink

    hah! Taman oh taman.. gwe belom pernah loh ke taman menteng…. bagus seh dari luarnya.. dalemnya gak tau :Dajang gaul kaula muda hehehhe boleh jugaa.. kapan2 ahh kesanaaa.. 🙂

    Reply
  • July 5 at 00:00
    Permalink

    jadi pengen ke Taman Kota *Termenung Sejenak*

    Reply
  • July 5 at 00:00
    Permalink

    o gitu kisahna…gw kira kenapa disebut taman kodok karena disana terdapat patung kodok, alkisah itu adalah jelmaan seorang pangeran durhaka yang dikutuk ibunya;p

    Reply
  • July 5 at 00:00
    Permalink

    lo jingkrak2 begitu gw jadi inget monyet yg di taman lembang itu deh ;p

    Reply
  • July 5 at 00:00
    Permalink

    @ iankarena waktu weekend-mu kan sudah dibooking sama mr. A, hehehe@ lalajangan lupa bawa sepatu roda sama mini compo, dress code-nya back to 80’s ;p@ yanuarieoya di denpasar ada taman apa aja?

    Reply
  • July 5 at 00:00
    Permalink

    The Menteng Park is the new one.You still need much more parks than you have now.

    Reply
  • July 6 at 00:00
    Permalink

    duabadai said: yes we do…….. 🙂

    Then you will fight for them.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *