Atria-Hotel-Gading-Serpong

Disgiovery.com

ATRIA Hotel Gading Serpong sebenarnya bukan nama asing bagi saya, namun tatkala hendak menunaikan #AtriaBloggerExperience di sana barulah saya merasa gagap lokasi. Dimanakah Gading Serpong sebenarnya berada dan bagaimana cara mencapainya. Berkat bantuan seorang teman, akhirnya saya mendapat info mengenai keberadaan shuttle bus harian dari Jakarta menuju Gading Serpong di bilangan Tangerang, Banten.

Saya menaiki shuttle bus dari halte FX di Senayan (sebenarnya ada pula bus sejenis dari beberapa spot lain di Jakarta). Perjalanan memakan waktu sekitar satu jam, lebih disebabkan kemacetan di gerbang tol Karang Tengah. Kami turun di perhentian terakhir di halte SMS (Summarecon Mall Serpong). Atria Hotel Gading Serpong yang saya tuju tepat berada di seberang jalan. Wah, ternyata akses menuju ke sini mudah saja, selain dekat dengan bandara internasional Soekarno Hatta, juga dekat dengan beberapa atraksi menarik seperti SMS, ICE, hingga yang terkini AEON Mall.

Atria-Hotel-Gading-Serpong-pool

First Impression: Hotel Lobby

Kesan pertama saya sudah muncul sejak menjalin komunikasi email dengan mbak Wulan (Asisten PR Manager dari Atria Hotel Gading Serpong) sekitar seminggu sebelum kunjungan. Tanggapan mereka cepat dan responsif, termasuk menanyakan kebutuhan saya apakah menggunakan smoking room atau tidak. Personal touch seperti ini yang bernilai di mata tamu hotel.

Kedatangan saya di lobi hotel disambut dengan ramah dan dilayani resepsionis dengan tangkas. Lobi hotel bernuansa kayu dan logam dengan aksen merah marun pada sofa dan karpet. Meja resepsionis tampak menyolok sendiri dengan nuansa logam keperakan. Udara terasa sejuk dan harum. Kami mendapat welcome drink bernuansa tradisional: bir pletok alias limun jahe. Dingin menyegarkan, sekaligus meninggalkan kehangatan di tenggorokan. Bahkan tersedia pula kudapan ringan untuk tamu yang menunggu, ada sagon dan colenak. Unik dan bikin asyik!

Di pojok lobi selain terdapat business center juga terdapat sebuah booth wedding consultant yang dekorasinya menarik hati. Tampak romantis bernuansa floral fresh dengan banyaknya aksen tanaman hias. Pihak hotel sendiri yang memiliki jasa wedding consultant ini sehingga customer tak perlu kuatir bayaran berlebih untuk pihak ketiga.

Atria-Hotel-Gading-Serpong-lobby

Room Experience: Superior Room (Non-Smoking)

Saya mendapat kamar di lantai 3 dengan pemandangan menghadap ke jalan raya. Udara dalam kamar terasa bersih, segar, dan ada keharuman lembut yang bikin nyaman di kamar seluas 25 m persegi ini. Apalagi ranjangnya empuk nian dengan dua ukuran bantal berbeda (yang lebih panjang bisa dijadikan guling :)). Komplimen yang saya terima di dalam kamar mencakup cokelat, ceri, dan apel. Sweet!

Sebagai generasi kekinian dengan banyak gawai (ponsel/tablet/laptop/kamera DSLR/mirrorless/action cam/music player/power bank) tentu yang selanjutnya dicari adalah:

Power outlet. BANYAK! Total ada 4 di dalam kamar, plus 1 di kamar mandi.
Wifi connection. FAST & FREE! Saya bahagia!

Atria-Hotel-Gading-Serpong-superior-room

Kelengkapan lainnya di kamar:
Pendingin udara. AC sentral yang bisa diatur suhu dan embusan udaranya.
Plasma TV. Ukuran 32 inci dengan puluhan channel, meski saya pribadi hanya menonton NatGeo Channel dan sejenisnya.
Mini bar. Ada soda kalengan dan sari buah dalam kemasan. Apa? It’s FREE for us? Yeah!
Mini hot water dispenser. Ada pilihan kopi, teh, krimer, gula pasir, brown sugar, hingga pemanis rendah kalori. Lengkap! Bahkan kemasannya terlihat indah dengan logo Atria.
Air mineral. Ada 4 botol sekaligus, kemasannya pun khusus dibuat untuk Atria.

Selain itu ada pula meja kerja yang nyaman dan terang dengan suplemen surat kabar harian. Sebuah sofa empuk di sisi jendela bisa menjadi kursi malas. Sebuah lemari di dekat pintu masuk mencakup beberapa buah hanger di dalamnya. Safe deposit box pun terselip di sana.

Atria-Hotel-Gading-Serpong-superior-room-compliment

Oh, senangnya melihat slipper tersedia dua pasang. Inilah hal kecil yang kerap lupa dicantumkan. Kenapa penting? Karena sewaktu ke Thailand bulan lalu dan berpindah-pindah hotel hingga 3 kali, saya sama sekali tak menemukan slipper tersedia di kamar. Dan saya baru menyadari betapa pentingnya si alas kaki dalam kamar ini.

Bagaimana halnya dengan kamar mandi? Terdapat washtafel berukuran besar, toiletries lengkap dimana sabun dan shampoo-nya bisa saya gunakan (saya termasuk selektif untuk urusan ini), hair dryer, kloset duduk, dan shower dengan keran air panas & dingin yang berfungsi baik. Handuk tersedia dalam dua ukuran, meski ternyata tidak selembut dan seharum yang saya perkirakan. But that’s not a problem at all.

Atria-Hotel-Gading-Serpong-superior-room-couch

Dine Experience: The Mezzanine Restaurant

Shanghai BBQ. Diselenggarakan tiap sabtu malam di teras restoran. Aneka pilihan kebab (potongan daging ikan/ayam/sosis & paprika dalam satu tusuk), daging fillet (sapi & ayam), hingga cumi, udang, dan ikan segar siap dipanggang saat itu juga. Dinamakan Shanghai BBQ karena terdapat pula sajian aneka dim sum & bakpau. Don’t worry, no pork here! Rekomendasi saya: grilled beef fillet & hakau udang.

Tapi favorit para tamu sepertinya terarah pada nasi goreng kampung yang dimasak langsung oleh koki di samping tungku pembakaran. Cita rasanya sederhana saja, sekadar nasi digoreng dengan minyak ayam dan sedikit telur/suwiran daging ayam, tapi anehnya justru itu yang menambah selera. Pasti ada bumbu rahasia nih. Inilah nasi goreng kampung terenak yang pernah saya makan! Bikin kepingin lagi dan lagi. Minumnya jangan lupakan lemon tea dingin. Rasanya teh-nya kesat dengan kesegaran lemon namun tanpa dominan rasa masam. Ini juga enak, bisa bergelas-gelas!

Atria-Hotel-Gading-Serpong-Shanghai-BBQ

Breakfast Ala Buffet. Masih di Mezzanine resto. Saya gembira karena mereka menyediakan infused water (saat itu berupa air lemon), sesuatu yang jarang saya temui di hotel sejenis. Selain itu tentu ada minuman lain seperti air putih, teh, kopi, sari buah, hingga susu (plain, stroberi, cokelat, hingga susu kedelai, lengkap kan?). Hidangan tentu beragam, mulai salad, pancake, crepes, aneka pastry, nasi goreng, mie goreng, dll. Oriental hingga Western. Menu sarapan kesukaan saya: salad buah & sayur dengan buah zaitun (sayangnya tak ada dressing olive oil melainkan mayonnaise), crepes dengan peach & almond, beef bacon, dan tentunya lemon water.

Atria-Hotel-Gading-Serpong-breakfast

Special Experience: Tangerang Cuisine

Menu ala peranakan ini tersedia baik di Atria Hotel Gading Serpong ataupun Atria Residences, untuk dine-in ataupun room service. Bagi saya ini yang paling spesial karena persembahan kuliner ala Tangerang ini diprakarsai langsung oleh pak Bondan Winarno & chef Gatot Susanto. Menu yang diangkat kebanyakan berasal dari cita rasa peranakan di Tangerang seperti ikan ceng cuan, bubur benteng, laksa benteng, lontong sayur, hingga nasi ulam. Pak Bondan dan chef Gatot bahkan hingga survei beberapa kali ke wilayah peranakan Tangerang demi mendapatkan cita rasa otentik sesuai aslinya.

Saya paling suka laksa benteng (kuahnya kental beraroma), lontong sayur (daging ayam kampungnya lembut), ikan ceng cuan (daging ikannya juga lembut), dan bubur benteng polos tanpa topping apapun. Ditutup dengan asinan sayur yang pedas manis (serupa tapi tak sama dengan asinan Bogor, yang ini lebih ringan dan rasa masam cuka tidak dominan) dan bir pletok yang segar. Semuanya makyus! Nikmati liputannya di sini.

Atria-Hotel-Gading-Serpong-Tangerang-cuisine

Atria Hotel Gading Serpong atau Atria Residences?

Walaupun berbeda gedung namun keduanya berada di komplek yang sama. Perbedaannya adalah pada jenis kamar. Atria Hotel Gading Serpong memiliki tipe kamar Superior, Deluxe, dan Suite. Sedangkan bagi tamu yang tinggal jangka panjang atau membawa keluarga biasanya memilih tinggal di Atria Residences yang memiliki tipe kamar mulai dari 1 kamar tidur hingga 3 kamar tidur (dan semua sudah dilengkapi kitchenette hingga mesin cuci). Setiap tamu punya akses menggunakan fasilitas di tiap gedung, misalkan gym center & swimming pool di Atria Residences, atau sebaliknya menggunakan kolam renang yang lebih kecil namun private di Atria Hotel Gading Serpong.

Atria-Residences

What I Say

Bagi saya keunggulan Hotel Atria Gading Serpong ataupun Atria Residences adalah mobile business friendly dan menu makanannya yang juara. Cocok untuk menghabiskan akhir pekan sambil tetap memantau dunia dalam jaringan. Jadi, sudah memutuskan untuk hotel experience bersama Atria sekarang juga? 🙂

 

Atria Hotel Gading Serpong

CBD Gading Serpong Lot #2
Jl. Boulevard Gading Serpong, Tangerang, Banten 15810
Telp. +62 21 2921 5999
Fax. +62 21 2921 6999
www.atriahotelserpong.com

 

Disgiovery yours!

 

Disclaimer

This post was made possible by Hotel Atria Gading Serpong which invited me to have their room experience in March 2016. However this review was written solely on my own opinion. My very best gratitude to Anton Susanto, Anastasia Triwulansari, Tiffany Siantono, Pramita Sari, and all hotel staff who made this blogger experience run well.

Atria Hotel Gading Serpong | A Special Weekend Escape
Tagged on:     

8 thoughts on “Atria Hotel Gading Serpong | A Special Weekend Escape

  • March 11 at 16:22
    Permalink

    Menyenangkan sekali menginap di Atria. Merasa seperti sebuah liburan yang enggan diakhiri. Tidur nyaman, makan enak, suasana bersahabat.
    Tangerang Cuisine-nya memberi terobosan baru bagi dunia kuliner Tangerang. Makanan rakyat yang dibuat dengan metode ala hotel. Tetap dengan rasa original, tapi dengan gaya yang lebih elegan. Suka semua dengan menu rekomended Pak Bondan tersebut, terutama ikan ceng cuan dan asinannya. Maknyusss

    Kapan nginap di sana lagi? 😀

    Reply
    • March 11 at 18:20
      Permalink

      Aku suka staycation di Atria krn wifi-nya cepet dan makanannya enak-enak-enak *kasih jempol yg banyak*

      Reply
  • March 11 at 16:41
    Permalink

    Kmren aku malah gk cobain ceng cuan dan asinan, udah bahagia duluan setelah nyicipin laksa dan gurame pucung yang maknyus banget! Ouww, pingin balik lagi ke atria

    Reply
    • March 11 at 18:21
      Permalink

      Ikan ceng cuan sumpah bukan sembarang ikan mbak Noe, hahaha! Sedap nian, gak ada amisnya samsek 🙂

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *